Selasa, 24 Juli 2018

MEDIASI DI POLRES GAGAL, TIM 11 MATANGKAN AKSI DAMAI

Mediasi di Polresta Balikpapan yang diikuti berbagai pihak termasuk tim 11/A267 (ist/kk)
BALIKPAPAN, KABARKALTIM.CO.ID-Terkait rencana aksi damai oleh Persatuan Ormas Asli Kalimantan  (POAK) bersama KSPSI Balikpapan, dimana ada beberapa tuntutan terhadap Pertamina RU V Balikpapan, Selasa (24/7/2018) dilakukan mediasi di Polres Balikpapan. Mediasi dipimpin langsung Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Firta SIK.

Mediasi  yang digelar selama 2,5 jam tersebut,  gagal mencapai kesepakatan. Dikarenakan masing-masing pihak yaitu Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Dinas Lingkungan Hidup  (DLH), Pertamina RU V dan Tim 11/A267, belum adanya saling keterbukaan. 


Salah satu tim 11/A267, NG Priyono menilai, terutama pihak RU V di dalam penyampaian data maupun progres pembangunan kilang, dinilai belum terbuka. 


"Pengelolaan dan penyaluran dana CSR serta pembayaran ganti rugi kepada para nelayan yang terkena dampak tumpahan minyak mentah serta pelibatan atau rekrutmen tenaga lokal termasuk kesempatan bagi pengusaha lokal," sebut Ng Priyono yang juga Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Balikpapan. 

Tim 11 lainnya seperti Muhammad SH, Andin Syamsir, Agus SPTI, Trivena, Normansyah, Rona LMP dan anggota lainnya. Anggota tim 11 penanggung jawab aksi damai,.  hadir dalam mediasi yang diprakarsai Kapolres Balikpapan. 
Karena mediasi gagal,  Ng Priyono memerintahkan kepada seluruh peserta aksi damai agar persiapan aksi dimantapkan dan dikonkretkan. (kk)

Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM