Agustus 08, 2020

Inilah Resepsi Pernikahan Putri Pertama Suyoso Nantra - Samuntri

BALIKPAPAN, KABARKALTIM.CO.ID - Momen penuh kebahagiaan, kenangan dan sejarah yang tak akan pernah terlupakan, akad nikah dan resepsi pernikahan putri pertama Suyoso Nantra SSos MM- Ny Samuntri, Nur Israq Migrajdiah dengan Sugianto M yang  merupakan putri ketiga Mustafah-Ny Sapina. 

Akad nikad berlangsung Sabtu (8/8/2020) pukul 08.00 Wita di Masjid Tarbiyah Gunung Kawi, Balikpapan Tengah. Sementara resepsi pernikahan dilansungkan di kediaman Suyoso Nantra di Gang Pelita RT 10 Sumber Rejo Kecamatan Balikpapan Tengah mulai pukul 11.00 Wita. 

Agustus 03, 2020

Ketum Gepak Kuning : Libatkan Ormas Razia Masker di Tempat-tempat Umum

BALIKPAPAN, KABARKALTIM.CO.ID- Terkait pandemi Covid-19 khususnya di Kota Balikpapan, menjadikan keprihatinan mendalam Ketua Umum Gepak Kuning, Suriansyah alias Prof. Dari pemantauan Prof, masyarakat seolah-olah tidak peduli dengan masalah Covid-19.  

“Tiap hari makin bertambah, per hari ini saja sudah mencapai 500 lebih yang terpapar Covid-19. Banyak yang tidak mempedulikan imbauan Ketua Tim Gugus Tugas dan protokol kesehatan, seperti memakai masker apabila keluar rumah  maupun jaga jarak,” sebut Prof kepada media ini, Minggu (2/8/2020) malam.  

“Saya memantau di kafĂ©-kafe mulai dari Sungai Ampal, Kampung Timur, BJ2 dan tempat-tempat lainnya. Tidak menghiraukan imbauan Tim Gugus dan protokol kesehatan tentang pakai masker dan jaga jarak,” tegas Prof.

Penangkapan Joko Tjandra, IPW : Tidak Ada Kaitan dengan Bursa Kapolri


SIARAN PERS IPW:   Neta S Pane-Ketua Presidium Ind Police Watch

Penangkapan Joko Tjandra tak ada kaitan bursa Kapolri
 PENANGKAPAN Joko Tjandra tidak ada kaitannya dengan bursa Kapolri. Apalagi penangkapan buronan kakap itu yang melakukan adalah pihak Kepolisian Diraja Malaysia, yang kemudian diserahkan kepada Polri. Indonesia Police Watch (IPW) memberi apresiasi kepada Kepolisian Diraja Malaysia yang sudah mau mendengar aspirasi rakyat Indonesia dan membantu penangkapan Joko Tjandra serta menyerahkan buronan kelas kakap itu kepada Polri. 

Kerja sama yang ditunjukkan pihak Malaysia dengan indonesia ini patut dicontoh Polri ke depan, khususnya NCB Interpol Polri dalam melakukan lobi ke negara-negara lain yang terdapat buronan koruptor bersembunyi di sana, mengingat masih ada 38 buronan NCB Interpol Polri di luar negeri. 

Juli 24, 2020

Dinilai Tidak Sehat, Gepak Kuning akan Jadi Penggerak Kotak Kosong

Soal Pilkada Balikpapan yang Mengerucut 1 Pasangan Calon 

Suriansyah
BALIKPAPAN, KABARKALTIM.CO.ID – Konstelasi politik di Kota Balikpapan menjelang pemilihan kepala daerah serentak pada 9 Desember 2020 mendatang, mendapat sorotan dari ormas Gerakan Putera Asli Kalimantan (Gepak) atau disebut juga Gepak Kuning.

Gepak Kuning mengharapkan terselenggaranya pesta demokrasi yang sehat dan bermartabat, sekaligus sebagai pembelajaran politik kepada masyarakat luas, agar makin dewasa dalam kehidupan berdemokrasi.

Gejala mengerucut satu pasangan calon kepala daerah pada pilkada Kota Balikpapan, ditanggapi Ketua Umum Gepak Kuning Suriansyah (Prof).
  
“Gepak Kuning tidak mendukung pilkada, apabila partai-partai politik yang ada di Kota Balikpapan hanya mengusung satu pasangan saja.  Yang patut diduga adanya money politic dan pengaturan partai-partai yang mengusung satu pasangan calon walikota-wakil walikota, itu demokrasi yang tidak sehat,” beber Prof, Jumat (24/7/2020) pagi.

Juli 18, 2020

Copot Tiga Jenderal Bermasalah, IPW Apresiasi Kapolri

SIARAN PERS IPW : Neta S Pane Ketua-Presidium Ind Police Watch

Kapolri Idham Azis
UNTUK kali ini Indonesia Police Watch (IPW), acung jempol dan memberi apresiasi pada Kapolri Idham Azis yang bergerak cepat dan bertindak tegas dalam membongkar persekongkolan jahat para jenderal dalam melindungi Joko Candra. 

Setelah mencopot dan menahan satu Brigjen dari Bareskrim, Kapolri kembali mencopot Kepala NCB Interpol Polri Irjen Napoleon Bonaparte dan Sekretaris NCB. Tiga jenderal sudah dicopot Kapolri dalam dua hari dan ini tentunya wujud dari sikap promoter untuk menjaga marwah kepolisian. 

Tentunya tidak cukup hanya sampai di situ agar kasus ini tuntas dan bisa membawa efek jera bagi para jenderal untuk bermain-main melindungi orang-orang bermasalah. Artinya, ada lima hal lagi yang patut dilakukan Kapolri. Pertama segera membuka CCTV Bareskrim, siapa yang mendampingi dan menjemput saat Joko Candra datang mengurus surat jalan tersebut. 

Follow Kami

NEWS UPDATE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM