Minggu, 22 Mei 2016

PPU Bersih dari Prostitusi


Sardi
PENAJAM, KABARKALTIM.CO.ID- Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memastikan bahwa wilayah PPU bebas dari tempat lokalisasi, hal ini ditegaskan oleh Kabag Humas dan Protokol Penajam Paser Utara (PPU)  Sardi. 

"Emang ada lokalisasi di PPU?," ujar Sardi kepada kabarkaltim.co.id di ruang kerjanya belum lama ini. 

Ia bahkan berani menyatakan bahwa di wilayah Penajam Paser Utara bisnis prostitusi tidak ada, saat media menanyakan di wilayah Silkar dia memastikan hanya tempat hiburan Karaoke. 
"Tidak ada itu dan itu hanya tempat Karaoke itu," ungkap Sardi. 

Terhitung mulai 1 Juni 2016, seluruh lokalisasi di Kalimantan Timur harus segera dihapuskan dan sejak hari itu Kaltim harus bebas dari tempat lokalisasi massal, hal ini diputuskan oleh Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak.


Meski demikian, harus diwaspadai karena dengan penutupan, mereka menyebar bisa ke daerah lain, termasuk Penajam Paser Utara. Sardi tidak menampik bahwa memberantas bisnis prostitusi bukan hal yang mudah dan jika memang ada lokalisasi di PPU itu ilegal dan tersembunyi dan petugas Satpol PP yang diharapkan rutin melakukan patroli. 

Ia pun menjelaskan bahwa untuk memberantas lokalisasi tidak semudah membalikkan tangan. "Memberantas hal tersebut (lokalisasi) tidak semudah yang kita bayangkan, yang pertama adalah pengguna jasa. Bila pengguna jasa ini tidak ada secara otomatis mereka juga akan berhenti," lanjut dia. 

Apalagi saat ini kita akan menghadapi bulan suci Ramadan. Hal semacam itu harus dijauhkan dari masyarakat,” tegasnya. (hmd)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM