Februari 08, 2019

Terminal Kecamatan Terbengkelai

KUTIM, KABARKALTIM. CO.ID- Se-Kutim semua terminal di level kecamatan tidak
Terminal Rantau Pulung ditumbuhi belukar tak difungsikan. (baharsikki/kk)
berfungsi sesuai peruntukannya. Seperti terminal Bengalon. lahan, gedung penunjang sudah dibangun. Tapi sayangnya terminal di dekat simpang Pirdau, Bengalon itu bukan mobil penumpang umum  diparkir di sana, tapi mobil milik perusahaan.

 Kepala Bidang Peerhubungan Darat Dishub, Failu mengatakan, benar ada mobil perusahaan diparkir di terminal itu. Pemerintah  tidak pungut iuran . Serta izin penggunaan terminal Bengalon akan diterbitkan.


" Terminal di Bengalon  memang ada orang sana yang mengurusi. Setelah saya tanya, katanya memang benar ada tiga unit bus perusahaan yang menggunakan terminal tersebut. Saya perintahkan agar segera urus izin pinjam pakai. Soal retribusi tak ada," tukas Failu di Kantor Bupati Bukit Pelangi, Senin (4/2/2019)
.
Failu menjelaskan, terminal  tipe C di Kutim memang belum ada yang berfungsi. Padahal di beberapa kecamatan sudah ada  dibangun sarana dan prasarana terminal. Tapi sayangnya, belum difungsikan guna mempelancar arus transportasi darat khusus warga yang belum punya mobil pribadi.

"Terminal tipe C itu, adalah terminal yang ada di tiap kecamatan penghubung terminal di ibukota kabupaten. Terminal yang ada di kilometer 1 Sangatta Selatan, itu terminal tipe B. itu kewenangan pemprov," paparnya.

Keberadaan terminal tipe B di kota Sangatta menurut Failu sangat diperlukan. Dahulu Dinas Perhubungan Kutim pernah mengusulkan agar dibangun terminal tipe C di dekat polder, Pasar Induk. Namun usulan itu tidak mendapat respon dengan alasan defisit anggaran.

Padahal seandainya, jadi dibangun terminal dekat Pasar Induk maka angkutan umum lebiih tertib karena punya area mangkal. Begitu pula angkutan umum dari kecamatan-kecamatan tempat mangkalnya di terminal.

" Sekarang susah ditertibkan. Kendaraan plat hitam  yang dialihkan fusngsikan menjadi kendaraan umum sangat sulit ditertibkan. Urusannya makin ribet," keluh Failu pesimistis.

Bangunan terminal yang terbengkalai di beberapa kecamatan dalam wilayah Kutim ungkap Failu, itu dibangun bertahap sebelum dirinya menjabat sebagai Kabidhubdar (Kepala bidang Perhubungan Darat, Red). Padahal uang yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kutim dibelanjakan untuk membangun terminal tipe C nilainya tidak sedikit.

Terpisah, Camat Mulyono mengatakan, terminal Rantau Pulung sebenarnya sudah bisa difungsikan. Karena sudah ada gedung terminal serta fasilitas penunjang lainnya. Hanya saja terminal itu dibiarkan begitu saja lantaran di Rantau Pulung kurang penumpang umum.

Ada tiga unit mobil angkutan umum di sini (Rantau Pulung) layanan rute Sangatta- Rantau Pulung.Mobil itu memang ambil atau turunkan penumpang bukan di terminal, tapi di jalan raya saja. Lagi pula jadwal berangkatnya tidak menentu. Tergantung jumlah penumpang
Letak lokasi terminal terbilang jauh dari pemukiman penduduk. Padahal kebanyakan penduduk Rantau Pulung adalah transmigrasi. (baharsikki)



Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM