Desember 29, 2018

HM Salahuddin Siregar Kembali Pimpin DMI Balikpapan

Para pengurus Dewan Masjid Indonesia Kota Balikpapan
BALIKPAPAN, KABARKALTIM.CO.ID-Letkol TNI Drs HM Salahuddin Siregar MM kembali terpilih menjadi Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Balikpapan dalam Musyawarah Daerah V yang diadakan di hotel The New Benakutai, baru-baru ini. 
“Ini adalah amanah yang harus saya jalankan dengan baik,” kata Siregar akrab HM Salahuddin Siregar disapa. 

Dirinya menyampaikan ada beberapa hal yang akan dikerjakan DMI Kota Balikpapan ke depannya selain masalah konsolidasi pengurus organisasi, yang menjadi perhatian mereka masalah kelengkapan surat-surat dokumen seluruh masjid yang ada di Kota Balikpapan.
“Saya akan kumpulkan jajaran untuk mencari payung hukum dalam kelengkapan surat dan sertifikat masjid sehingga seluruh masjid di Kota Balikpapan dapat memiliki dasar legalitas yang kuat,” tutur Siregar yang juga seorang dai Kota Balikpapan. 

Saat ini, lanjutnya, terdapat sekitar ratusan masjid yang ada di Kota Balikpapan. Program ini merupakan niat baik pemerintah yang diharapkan bisa terealisasi pada tahun mendatang.
“Harapannya, kalau sudah ada sertifikat lengkap dan teregistrasi dengan baik maka menjadi jelas payung hukumnya dan pendataan asetnya (masjid) di pemerintah.,” ungkapnya. 
Menurut dia, dengan lengkapnya surat-surat untuk payung hukum masjid, maka pemerintah pun bisa membantu dan menyalurkan bantuan kepada masjid sehinga kegiatan dan program yang ada di masjid bisa berjalan dengan lancar. 

Selain itu Siregar pun menyampaikan bahwa managemen pengelolaan masjid harus mencakup tiga aspek, yaitu penataan administrasi, pemeliharaan kebersihan masjid dan memakmurkan masjid. Diri berharap, pada kepengurusan DMI periode berikut ini, pengelolaan masjid di Kota Balikpapan bisa menuju kearah yang lebih professional dalam rangka meningkatkan kesejahteraan umat. Musda ini diikuti utusan dari DMI tingkat kecamatan serta perwakilan dari beberapa organisasi Islam. 
Turut hadir Walikota Balikpapan HM.Rizal Effendi yang sekaligus membuka kegiatan tersebut. Dalam kesempatan tersebut Rizal pun mengajak kepada pengurus masjid untuk kembali menghidupkan kegiatan-kegiatan umat untuk meningkatkan ketaqwaan dan keimanan. Jika menyimak surat At-taubah ayat 18, kata Rizal kita dapat menyimpulkan, bahwa dimensi keberadaan masjid begitu luas. Karena tidak terbatas sebagai tempat salat semata, melainkan juga memiliki fungsi dalam dalam kehidupan sosial. 
“Pada zaman Rasulullah Muhammad SAW, masjid menjadi pusat kegiatan umat dalam melaksanakan ibadah ritual dan ibadah sosial,” ujar Rizal. 
Ia mengakui, peran dan fungsi masjid pada masa sekarang belum optimal. Hal ini menurutnya merupakan potensi, peluang dan tantangan yang harus dikelola dan diberdayakan, agar masjid mampu menjadi pusat kegiatan yang berkontribusi positif terhadap kesejahteraan masyarakat. (are)

Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM