Selasa, 07 Agustus 2018

Kenakalan Remaja; Minum Komix Dicampur Isi Pampers

KUTIM, KABARKALTIM.CO.ID- Ada-adanya saja, jaman now (sekarang, Red). Kenakalan remaja
Kamil Bahren Pasha. (baharsikki/kk)
makin memprihatinkan. Di wilayah Sangatta Komandan Polisi Militer (Danpom) Kapten Hadi Santoso menngendus adanya prilaku aneh para generasi anak bangsa dewasa ini. Obat merk Komix dicampur isi pampers- jeni (isi celana dalam bayi) untuk diminum.
Kendati komix dan isi pampers belum dikategorikan sebagai barang haram jenis narkoba. Namun, prilaku remaja tersebut membuat sejumlah pihak yang peduli kesehatan remaja bikin geleng-geleng kepala. Mengkomsumsi minuman rasikan oplosan sangat membahayakan keselamatan jiwa pengguna. Di pulau Jawa sana banyak sudah manusia mati sia-sia lantaran meminum minuman keras oplosan.

Mungkin mereka kurang duit. Sementara mereka mau bersenang-senang menikmati hidup. Akhirnya, remaja itu mengkonsumsi racikan sendiri minuman oplosan,” beber Hadi Santoso dalam silaturahmi Dandim 0909 Sangatta Letkol Inf Kamil Bahren Pahsa dengan komponen masyarakat bertema, “Bersama Rakyat Wujudkan NKRI yang Berdaulat dan Sejahtera” yang dilangsungkan di Aula Makodim, Kawasan Perkantoran Bukit Pelangi, Selasa (7/8/2018).
Suasana silaturahmi. (baharsikki/kk)
Danpom Kutim dalam patroli, dia menemukan banyak bungkusan komix sama pampers di pantai Teluk Lombok, Kecamatan Sangatta Selatan. Persisnya di ujung dermaga, bangunan beton tua yang kini tidak difungsikan.
Hal tersebut, disikapi positif Dandim 0909 Sangatta Letkol Inf. Kamil Bahren Pasha. Kata dia, penyalahgunaan narkoba merupakan perilaku melanggar hukum. Juga merusak kesehatan raga. Untuk itu, kepada semua insan jangan coba-coba mengkonsumsi narkoba. Narkoba dapat merusak sel otak serta mengganggu kesehatan tubuh..
Penyalahgunaan narkoba merupakan suatu prilaku upaya pelemahan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia, Red). Saya sendiri tidak pernah memakai narkoba,” tandas Kamil di hadapan sejumlah organisasi masyarakat. Di antaranya, Aliansi Dayak Bersatu (ADB), Dayak Kutai Bannjar (Dakuba), Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam, pelajar serta undangan terhormat lainnya.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) H. Adam menyatakan, barang siapa yang menyalahgunakan narkoba, maka dia termasuk golongan setan. Di dunia hidupnya sakit-sakit, dan setelah meninggal tersiksa di kubur. Narkoba lebih banyak mudhoratnya daripada manfaatnya. Oleh karena itu, jauhi narkoba. (baharsikkii)

Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM