Kamis, 02 Agustus 2018

Dana Tahap Pertama Porprov Kaltim Kucur Rp 10 Miliar


Johansyah Ibrahim. (baharsikki/kk)
KUTIM, KABARKALTIM.CO.ID-   Tiap cabang olahraga diberi suntikan dana pembinaan masing-masing Rp 50 juta dalam rangka menyukseskan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim ke-VI yang dipusatkan di Sangatta. Itu ditegaskan wakil bupati selaku ketua kontingen Kutim usai menyerahkan kuitansi pencairan dana tahap I senilai Rp 10 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kutim kepada Ketua KONI Johansyah Ibrahim.


“Karena KONi (Komite Olahraga Nasional Indonesia, Red) sebagai induk organisasi olahraga, maka pencairan dana pertama, saya serahkan pada ketua KONI. Nantinya KONI-lah yang mentransfer kepada masing-masing cabor,” kata Ketua Kontingen Kutim, Kasmidi Bulang.



Aksi simbolis komitmen sukses tuan rumah, dan raih prestasi dilangsungkan di  lantai 2 Sekretariat KONIDA Kutim  yang beralamat di Jl Sukarno Hatta, belakang Stadion Kudungga, Kamis (2/8/2018).


Untuk mendapatkan dana pembinaan, maka tiap cabor harus melengkapi persyaratan pencairan. Hingga, Kamis siang, baru ada 10  dari 52 cabor yang telah lolos verifikasi. Dari 10 cabor tersebut karena berkasnya sudah lengkap maka itu duluan dicairkan uangnya. Yang 42 cabor diberi kesempatan untuk melengkapi berkas. Porprov Kaltim ke-VI rencana dihelat Desember 2018 mendatang.


“Pencairan uang dari KONI ke masing-masing cabor yang lolos verifikasi lewat bank. Tiap cabor punya rekening. Uangnya ditransfer lewat bank,” tukas Kasmidi Bulang.


Kesempatan bagi cabor untuk melengkapi berkas menurut Johansyah Ibrahim, tidak terbatas waktu. Kalau berkas cabor sudah lengkap maka KONI transfer duitnya. Kalau berkas cabor belum lengkap maka KONI belum bisa transfer ke rekening cabor yang dimaksud.


Penggunaan uang pembinaan cabor bakal dikawal KONI. Caranya, tiap cabor harus menyampaikan progres kegiatan secara berkala, serta laporan pertanggungjawaban dananya dicatat secara jujur. Kalau laporan pertanggungjawaban dana tahap I tidak lengkap maka pencairan dana Porprov tidak dilakukan. Jadi semua penggunaan uang harus dipertanggungjawabkan.  Kalau 52 cabor itu sudah lengkap maka alokasi APBD Kutim senilai Rp 2,6 miliar. Karena baru 10 cabior lengkap maka dana cair Rp 500 juta. (baharsikki)


Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM