Rabu, 11 Juli 2018

GPK Sosialisasikan Sutet PLTU

Sosialisasi di Kantor Desa Suka Rahmat (baharsikki/kk)
KUTIM, KABARKALTIM.CO.ID- Bagian dari pembangunan listrik nasional 35.000 megawatt. Kini sedangkan dikerjakan pula  proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)  kapasitas150 kilovolt di Bontang Lestari, Kaltim, yang rencanarampung 2018. Tindaklanjut dari pembangunan PLTU, tersebut, maka PT Graha Power Kaltim (GPK) selaku kontraktor yang ditunjuk PLN untuk membangun 23 tiang sutet atau tower transisi line yang menghubungkan mesin PLTU  Bontang Lestari –Gardu PLN di wilayah Kecamatan Teluk Pandan. Soisialisasi kepada warga yang dilangsungkan di Balai Pertemuan Kantor Desa Suka Rahmat, Jumat (6/7/2018).


Manejemen PT GPK Aries menyatakan power plant ini dibangun untuk masyarakat. Untuk itu, warga dimohon mendukung kegiatan itu. Apalagi sutet itu nanti menjadi milik negara. Tim pembebasan ruang tanah dan tanam tumbuh yang kena proyek sudah dibentuk. “Namun terkait berapa nilai  harga tanah yang bakal dibebaskan per meter. Kami belum tahu. Yang tahu adalah tim. Tim inilah yang memberikan data kepada kami nantinya,” jelas Aries.

Sutet itu memiliki tinggi sekira 40 meter. Jarak tiang antar 250- 300 meter. Dengan lebar lebih dari 20 meter. Tidak berbahaya warga atau radiasi karena sudah dipasangkan alat pengaman. Kalau terjadi hujan lebat, petir dan angin kencang, warga tidak perlu takut. “Untuk lebih jelasnya, silahkan dibaca Peraturan Menteri Energi Sumber Daya Mineral RI Nomor 14 Tahun 2015.

Pemerintah lanjut Aries, hanya menanggung 30 persen pendanaan. Yang 70 atau 2/3 persen pembiayaan pembangunan PLTU itu ditanggung pihak swasta, bisa domestik atau PMA (Penanaman Modal Asing, RED). Sesuai perjainjian dalam kurun waktu 30 tahun kedepan kepemilikan lebih 50 persen saham bisa dialihkan ke pemerintah.

Dalam dialog dipandu Kades Parakkasi dipantau Camat Teluk Pandan H. Amir, sejumlah warga bertanya terkait pembangunan sutet. Termasuk dampak bahaya atau titik aman bagi kehidupan terhadap adanya tower listrik itu.  “Dimohon juga kepada GPK agar akses jalan yang dilintasi di kisaran sutet diperbaiki. Syukur-syukur kalau bisa dicor atau disemenisasi. Kalau tidak bisa dicor. Mungkin cukup pengerasan saja,” imbau camat Teluk Pandan. (baharsikki)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM