Selasa, 31 Juli 2018

Ansor, Banser dan PMII Deklarasi Anti Hoax : Minta Aparat Tangkap Penyebar Hoax dan Ujaran Kebencian

Deklarasi anti hoax dan ujaran kebencian yang dilakukan Ansor, Banser dan PMII Balikpapan (rahman/kk)
BALIKPAPAN, KABARKALTIM.CO.ID-Kepedulian demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ditunjukkan GP Ansor, Banser dan Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Seperti di Kota Balikpapan, ketiga elemen tersebut menggelar deklarasi anti hoax, Selasa (31/7/2018) pagi di pelataran parkir Bank Bukopin, Balikpapan Permai. 

 Dipimpin Ketua GP Ansor Kota Balikpapan M Husin, massa mulai bergerak dari samping Le Grandeur menuju parkiran Bukopin dengan pengawalan baik dari personel Polda Kaltim maupun Polres Balikpapan.  Tim intel Polda Kaltim pun, sigap dan cepat bekerja di lapangan, mengamankan aksi deklarasi anti hoax yang dilakukan GP Ansor, Banser dan PMII Kota Balikpapan. 

Aksi berjalan tertib dan damai (rahman/kk)
Pantauan kabarkaltim.co.id, jalannya aksi berjalan tertib dan aman. Satu per satu menyampaikan orasi dan tuntutannya, demi tetap tegak dan utuhnya NKRI, keberagaman bangsa dan terwujudnya demokrasi yang sehat. Massa mendesak khususnya aparat kepolisian, agar menangkap para pelaku penyebar hoax dan ujaran kebencian. Massa menilai, ulah para pelaku penyebar hoax dan ujaran kebencian sudah sangat meresahkan di masyarakat. 

":Aparat kepolisian, kami minta agar tangkap para pelaku penyebaran berita hoax dan ujaran kebencian. Sudah sangat merusak sendi-sendi persatuan dan kesatuan bangsa. NKRI itu terdiri dari beragam suku, agama dan latar belakang lainnya, harus dijaga keutuhannya," seru M Husin. 

"Selain menuntut ditangkap pelaku penyebaran hoax dan ujaran kebencian, kami juga sampaikan dari Ansor, Banser dan PMII tidak terima terkait penghinaan terhadap ulama-ulama dan para kyai kami. Tangkap dan proses para penghina itu, merusak persatuan bangsa," imbuh Husin. 

Husin mengingatkan sejarah perjuangan bangsa, dimana semua elemen bangsa turut berjuang bersama. "Tidak pernah ditanya saat perjuangan mengusir penjajah dulu demi NKRI, apa sukumu, apa agamamu, jangan kita mau dipecah belah oleh para pelaku penyebaran hoax dan ujaran kebencian," beber dia. 

Ketiga elemen tersebut, juga mendukung untuk terwujudnya pelaksanaan pemilu legislatif dan pemilihan presiden 2019 mendatang, yang berjalan aman, damai dan bebas dari politik pecah belah menggunakan isu sara. "Tidak hanya sampai di sini saja, kami akan terus kawal, agar jangan hoax dan ujaran kebencian merajalela. Perjuangan kami tidak sampai di sini, kami akan terus mengawal demi keutuhan NKRI," tutup Husin. (kk) 

Baca Juga :

1 komentar:

  1. Lanjutkan... Jngn sampai negara kita terpecah belah oleh oknum atau elemen yg tdk bertanggung jawab

    BalasHapus

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM