Jumat, 29 Juni 2018

LRT Palembang Tidak Terkoneksi Angkutan Umum


JAKARTA, KABARINDONESIA.CO.ID-Light rail transit (LRT) di Palembang ternyata merupakan angkutan umum yang diperuntukkan bagi orang kaya. LRT ini hanya terkoneksi ke bandara setempat, tidak terkoneksi dengan angkutan publik massal. Jadi, masyarakat miskin tak bisa mengakses LRT tersebut, karena tujuannya hanya ke bandara yang biasa dimanfaatkan oleh orang-orang kaya. 

Demikian kritik tajam anggota Komisi V DPR RI Bambang Haryo Soekartono saat ditemui di ruang kerjanya Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/6/2018). 

Proyek LRT yang rencananya diresmikan Presiden Joko Widodo pada 15 Juli nanti itu, telah menelan biaya Rp 10,9 triliun. Bahkan, anggarannya ditambah lagi Rp 126 miliar untuk kebutuhan selama enam bulan ke depan. 

“Ini kebijakan yang salah dari pemerintah. LRT bukan angkutan transportasi bagi rakyat kecil, karena tidak terkoneksi dengan angkutan massal lainnya seperti terminal, pelabuhan dan stasiun. Jadi, ini sebenarnya angkutan untuk orang kaya. Itu sama saja memberi subsidi bagi golongan masyarakat kaya dan tentu saja tidak tepat sasaran. Mestinya subsidi hanya untuk orang miskin,” kritik Bambang. 

Untuk mengoperasikan LRT, dibutuhkan energi listrik yang besar. Sembilan gardu dioperasikan untuk menyuplai kebutuhan 4,3 juta volt ampere. Per jam membutuhkan sekitar Rp 80 juta atau Rp 1,6 miliar per hari dengan generator solor bersubsidi. 

Menurut anggota F-Gerindra ini, proyek yang dibiayai APBN sebesar Rp 10,9 triliun itu, bila dikonversi untuk pengadaan rangkaian kereta, bisa membeli 1.200 gerbong penumpang dan 3.600 gerbong barang. 

Bila rangkaian kereta sebanyak itu, lanjut Bambang, disebarkan ke seluruh Indonesia untuk memenuhi kebutuhan transportasi massal, betapa hebatnya Indonesia. Pertumbuhan ekonomi juga akan ikut tumbuh hebat. Apalagi, bila anggaran sebesar itu dimanfaatkan untuk pengadaan bus dan truk pengangkut penumpang maupun barang, bisa semakin banyak unit yang dibeli dan sebarkan ke seluruh pelosok daerah di Indonesia. “Proyek nasional LRT tersebut hanya memboroskan anggaran,” tutup Bambang. (are)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM