Selasa, 05 Juni 2018

BENCANA TANAH LONGSOR MASIH MENJADI ANCAMAN

Andi Arif Agung diwawancarai awak media (abram/kk)

BALIKPAPAN, KABARKALTIM.CO.ID-Ancaman tanah longsor masih mendominasi musibah yang ada di Kota Balikpapan, terutama pada saat musim penghujan. Potensi ancaman terbesar ada di kawasan perbukitan yang dihuni masyarakat. Hal ini disampaikan anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan Andi Arif Agung yang akrab dipanggil (A3) kepada kabarkaltim, Senin (4/6/2018) di ruang kerjanya.

Dia mengatakan, hujan lebat yang terjadi kemudian memicu terjadinya banjir, tanah longsor hingga mengakibatkan kerusakan rumah baik ringan,  sedang maupun berat, khususnya yang tinggal di daerah perbukitan. 




Sampai saat ini perlu mendapatkan perhatian serius, ke depan Pemkot melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) diharapkan segera melakukan pengawasan daerah-daerah rawan longsor bagi warga yang ingin membangun rumah.

A3 menambahkan, OPD terkait diminta segera melakukan perbaikan fasilitas umum seperti jalan. Lanjutnya, segera diperbanyak pemasangan papan peringatan di daerah rawan longsor agar masyarakat tidak semaunya membangun untuk tempat tinggal. 

"Memang ada sebagian lahan longsor ditinggalkan oleh masyarakat. Sebaiknya Pemerintah Kota Balikpapan, apabila mempunyai dana yang cukup dilakukan ganti rugi, sehingga ke depan bisa dijadikan lokasi ruang terbuka hijau," tutur Andi Arif Agung-politisi dari partai Golkar. (ahe)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM