Senin, 23 April 2018

149 PENCARI SUAKA POLITIK DIPINDAHKAN SECARA BERTAHAP

Para pencari suaka berdialog dengan Sabaruddin (abram/kk)
BALIKPAPAN, KABARKALTIM.CO.ID-Dewan Perwakilan Rakyat Daeeah (DPRD) Kota Balikpapan dipimpin Wakil Ketua Sabaruddin bersama Komisi I DPRD, kembali menggelar peninjauan, Senin (23/4/2018).  Sasaran kali ini Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Kota Balikpapan, karena ada aduan dari masyarakat sekitar adanya kegaduhan para tahanan imigran pencari suaka politik yang berlokasi di Jalan Sosial Tengah, Kelurahan Lamaru, Balikpapan Timur.

Setelah melakukan pertemuan bersama Kepala Rudenim Balikpapan dilanjutkan kunjungan  langsung kondisi rumah penampung para imigran di Lamaru,  Sabaruddin langsung melakukan dialog bersama pencari suaku politik. DPRD mencari masukan, menapa sampai terjadi keributan sehingga menganggu warga sekitarnya.


"Dari 149 orang pencari suaka politik, mereka rata-rata lama tinggal di Rudenim  2 tahun sampai 4 tahun. Inilah alasan mereka melakukan demo, agar secepatnya dipindahkan dari rumah detensi milik Imigrasi. Untuk memenuhi keinginan para tahanan pencari suaka politik, waktu dekat pihak Imigrasi memindahkan 79 orang para pencari suaka politik secara bertahap," tegas Sabaruddin.


Kepala Rudenim M Irham Anwar SH MH kepada kabarkaltim menjelaskan, adanya kejadian demo para pencari suaka politik sempat menganggu keyamanan masyarakat sekitarnya. Sebenarnya pihak Imigrasi akan memindahkan, tetapi mereka tidak sabar, dikarenakan rumah deteksi memiliki Comunity House di Indonesia penuh.

"Dari 149 orang menjadi tahanan Imigrasi akan dipindahkan secara bertahap ke Batam, Makassar dan Jakarta. Kebanyakan pencari suaka politik ini berasal dari Afganistan, Iran dan Somalia," tegas Irham Anwawr.  (ahe)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM