Rabu, 14 Maret 2018

Program Hibah Air Minum untuk MBR

Sungkowo : Tahun Ini  Ada 1000 Sambungan Rumah

Program hibah air minum untuk MBR
ALIKPAPAN, KABARKALTIM.CO.ID-Pemerintah terus berupaya meningkatkan jumlah masyarakat di Indonesia yang mendapatkan akses aman air minum, terutama bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di setiap kecamatan. Tujuan sosialisasi memberikan informasi sesuai dengan pedoman dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan rencana kerja dari PDAM Balikpapan dan Pemkot Balikpapan.
“Terutama penerima hibah air minum yang sudah melalui tindak lanjut yang sudah didata lokasi-lokasi yang ada tersebar di Balikpapan ada 53 lokasi di 14 Kelurahan di 5 Kecamatan,kata Kasubag Pemasaran dan UPMT PDAM Balikpapan H Sungkowo kepada kabarkaltim di ruang kerjanya, Selasa (13/3/2018).
Sementara yang tertinggal ada 1 kecamatan Balikpapan Selatan karena kondisi air agak kesulitan. “Maksud dan tujuan ini supaya calon penerima hibah air minum tahu ketentuannya, persyaratannya gimana yang sudah kami tuangkan dalam sosialisasi ini supaya ke depannya tidak lagi timbul keributan di lapangan,” ucapnya

Sungkowo
Menurut dia, yang dibantu oleh pemerintah pusat adalah jaringan-jaringan pipa distribusi yang memang di lokasi tersebut belum ada sama sekali
“Kami mengharapkan supaya warga Balikpapan, terutama yang belum bisa menikmati air bersih, terkendalanya masalah biaya, maka dari itu kami masukkan dalam program ini. Tapi tidak menutup kemungkinan sesuai dengan persyaratan yaitu daya listrik maksimal 1,300 KW dan  bukan rumah mewah, bukan fasilitas umum. Dari persyaratan itu kami usulkan ke pemerintah pusat, alhamdulillah tahun ini kami akan merealisasikan sesuai komitmen pemerintah kota Balikpapan ada 1.000 sambungan rumah,” kata Kowo  sapaan akrab H Sungkowo.
Jadi kriterianya dituangkan dari pedoman Kementerian (PUPR) program limbah air minum salah satunya yang memang harus diperhatikan adalah daya listrik,” ujarnya lagi.
Untuk masyarakat golongan menengah ke bawah diberikan hibah memang ada kebijakannya yaitu jaringan pipa distribusi diberikan secara gratis, kemudian nilai dari biaya sambungan lebih rendah daripada pasangan reguler dan mana bisa diangsur
 “Itulah salah satu bentuk hibah kami adalah memberikan diskon itu merupakan investasi kami yang kami hibahkan sebagai kepeulian kami terhadap masyarakat rendah,” tegasnya.
Kembali dijelaskan, untuk meringankan beban masyarakat golongan rendah PDAM memberikan diskon 50 persen dari harga reguler. Diberkan kebijakan dengan cara mengangsur maksimal selama setahun. 
Tanpa ada dukungan kami tidak bisa merealisasikan, yang jelas juga warga tidak bisa menikmati air bersih, karena di lapangan sering terbentur. Biasanya kami akan menambah jaringan pipa induk yang kan mengganggu aktivitas jalan terutama, akhirnya sering terjadinya komplain warga jadi kami minta bantuan warga setempat agar bisa saling membantu di lapangan sehingga perencanaan ini tepat waktu,” harap Kowo. (beny)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM