Minggu, 07 Januari 2018

Bupati Kutim: Kontrol Pembangunan Lemah

Ismunandar. (baharskki/kk)
SANGATTA, KABARKALTIM.COP.ID- Bupati Ismunandar menyatakan, manajemen pembangunan pemkab Kutim belum berjalan maksimal. Pasalnya,dari sisi perencanaan, pengorganisasian, dan pelaksanaan sudah dilakukan. Namun, dari sisi pengawasan atau pengontrolan pembangunan, itu masih lemah. Bupati Kutim tak mau penyalahkan bawahannya terhadap masalah pembangunan yang dihadapi. Sehingga, program pembangunan sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kutim masih ada yang belum tercapai.

"Kedepan, semua pengendalian atau pengeluaran keuangan daerah, saya harus tahu," tandas Ismunandar dalam rapat penting di kantornya, Senin (8/1/2018).


Ismunandar mengungkapkan, persoalan belum cairnya insentif  bagi kepala desa, doja masjid, dai pembangunan, gaji Tenaga Kontrak Kerja Daerah (TK2D) serta Alokasi Dana Desa (ADD) 2017 , itu karena tidak mendengar intruksi bupati Kutim. "Saya dari awal tahun 2017, sudah memerintahkan untuk membenahi segala sesuatu agar masalah yang dihadapi saat ini tidak terjadi. Tapi kalau sudah begini, semua persoalan larinya ke bupati. Tapi tidak apa-apa. Ini memang tanggungjawab saya," katanya

Sekkab Irawansyah menyatakan, sebenarnya masalah lambatnya pencairan  honorer kepala desa, itu bukan kesalahan Pemkab Kutim semata. Karena menurut Sekkab Kutim, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang berkaitan dengan pembayaran diterbitkan 13 Desember 2017 ini. Jadi semua urusan administrasi hampir sudah tutup. Sehingga ini yang mempengaruhi belum dicairkannya insentif para aparatur desa. Mudah-mudahan dalam triwulan pertama  (Januari-Maret 2018) ini pembayaran bisa dilakukan.

Selanjutnya, Asisten Administrasi Sekkan Yulianti mengharapkan, persoalan pembayaran honor bisa segera dilakukan dengan cara Pemkab membuat surat, yang mendahului Peraturan Daerah (Perda). Ini dimaksud untuk meredam ancaman kepala desa menutup layanan umum di kantornya terhitung 1 Pebruari 2018. Kepala desa di Kecamatan Rantau Pulung, Sangatta Utara, dan Kecamatan Sangatta Selatan yang mengancam hentikan layanan. (baharsikki)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM