Senin, 04 Desember 2017

Standar Manajemen Mutu : PDAM Telah Lakukan Pemasangan Jaringan bagi MBR (3)


Serah terima pemasangan sambungan air bagi pelanggan MBR
DENGAN standar mutu yang diterapkan, menjadikan PDAM Kota Balikpapan lebih giat dan berinovasi dalam meningkatkan pelayanan profesional kepada masyarakat pelanggan. Tantangan PDAM Kota Balikpapan untuk 4 tahun ke depan sejak tahun 2015 hingga 2019 nantinya, merupakan langkah yang harus ditempuh mulai saat ini hingga ke depannya. 

"Direksi PDAM Kota Balikpapan bersama jajaran Manajemen PDAM akan terus menunjukkan upaya maksimal, agar dapat memperbaiki keadaan perusahaan menjadi terus lebih baik dalam menyediakan air bersih kepada masyarakat," papar Dirut PDAM Balikpapan, Haidir Effendi, kepada kabarkaltim.co.id, Senin (4/12/2017). 

Dia mengatakan, kemampuan PDAM Kota Balikpapan untuk memenuhi target cakupan pelayanan di bawah pemerintahan Presiden Jokowi, optimisme berubah, dengan target RPJMN untuk tahun 2015-2019 dari Kementrian PU di bidang Cipta Karya. 

Kendati target ini bisa dikatakan cukup berat, namun Ditjen Cipta Karya berpandangan optimistis dalam mencapai target ini, dan target ini dikenal dengan 100%-0%-100%. Dijelaskan, target 100-0-100 yang mulai dikenalkan oleh Kementerian PU adalah 100% akses air minum, 0% kawasan permukiman kumuh, dan 100% akses sanitasi layak, Inilah menjadi PR yang cukup Berat bagi PDAM Kota Balikpapan.

Hal ini sejalan dengan apa yang dilaksanakan oleh PDAM Kota Balikpapan, yang merupakan operator utama dalam pengolahan air bersih dan mendistribusikannya ke masyarakat, dimana PDAM selama ini baru mampu melayani 76,65% dari keseluruhan jumlah penduduk (Laporan September 2017). Selama ini, untuk memenuhi pasokan air bersih itu, PDAM sebagian besar masih bergantung pada sumber air baku dari Waduk Manggar sebesar 75% dan air bawah tanah 25%.

Hingga saat ini, jumlah pelanggan Sambungan Rumah (SR) PDAM Kota Balikpapan mencapai 97.738 Sambungan untuk laporan September 2017 atau sekira  76,65 persen (dari Jumlah penduduk pada data bulan September 2017 : 776.254 jiwa). 

“Jadi, masih ada sekira 23,35 persen masyarakat yang belum terlayani air PDAM. Jika mengacu dari data ini, jelas PDAM akan mengalami kendala, jika dihadapkan pada pesatnya laju pertumbuhan penduduk Kota Balikpapan tiap tahunnya. Sebab, kenaikan jumlah penduduk, sangat pasti diikuti naiknya kebutuhan akan ketersediaan air bersih," urai Haidir.

Kekurangan inilah yang menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama semua pihak dan stakholders di Balikpapan. Baik itu, eksekutif, legislatif maupun PDAM, sebagai badan yang mengelola air baku untuk dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya pelanggan. 

“Kekhawatiran terbesar PDAM Kota Balikpapan adalah apabila 2018 sampai 2019 kebutuhan Sumber Air Baku tidak dapat terpenuhi, maka krisis air bukan saja menjadi ancaman, tapi bisa saja terjadi suatu keniscayaan," aku dia.

Berbagai macam upaya peningkatan cakupan pelayanan PDAM lakukan untuk bisa memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat Kota Balikpapan, salah satu upaya di tahun 2017 ini, PDAM Kota Balikpapan melaksanakan program pemasangan jaringan air PDAM melalui kegiatan MBR (Masyarakat Berpengasilan Rendah).

Dimana saat momen HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke – 72 tahun pada Agustus 2017 lalu, PDAM Balikpapan sudah melaksanakan kegiatan simbolis serah terima pemasangan Sambungan Air bagi Pelanggan yang tergolong Masyarakat Berpenghasilan Rendah, yaitu Program Hibah Air Minum Perkotaan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) tahun 2017. 

Kegiatan serah terima ini langsung dihadiri dan diserahkan  Walikota Balikpapan H. Rizal Effendi kepada perwakilan masyarakat yang menerima hibah air minum untuk pemasangan air bagi pelanggan MBR. 

Kegiatan simbolis serah terima dilaksanakan di Jl Manunggal Gunung Bakaran RT 21, sekaligus pemberian bantuan CSR sembako bagi penerima pelanggan MBR, dalam kesempatan tersebut Walikota Balikpapan menyampaikan, dengan pertumbuhan kota  yang cukup pesat, kebutuhan air bersih dapat dipastikan terus meningkat, seiring dengan laju pertumbuhan dan perbaikan tingkat kesejaheraan masyarakat yang berdampak pada pergeseran standar mutu kehidupan penduduk. 

Menurut Wali Kota, salah satu cara untuk meningkatkan dan menambah pertumbuhan pelanggan PDAM dengan mengikuti kegiatan progam hibah Air Minum perkotaan melalui MBR APBN 2017. 

Direktur Utama PDAM Balikpapan menambahkan,  Balikpapan untuk ketiga kalinya mendapat bantuan Hibah Air Minum dari Pemerintah Pusat (2015, 2016 dan 2017). Di Tahun 2017 ini usulan yang diajukan melalui Minat Program Hibah Air Minum APBN Tahun 2017, ditujukan kepada Direktur Jendral Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. 

"Dari usulan 1.000 pemasangan sambungan rumah, realisasi yang diterima dan memenuhi syarat secara teknis ataupun administrasi sebanyak 813 pemasangan sambungan rumah, dengan penerimaan dana hibah dari Kementerian PUPR Cipta Karja untuk penggantian dari Penyertaan Modal Pemerintah Daerah sebesar Rp 2,4 miliar," jelas Haidir.
                                                               
Kegiatan pemasangan air MBR ini dilaksanakan dari  Mei 2017 sampai dengan akhir Agustus 2017 dengan tersebar di 5 Kecamatan Kota Balikpapan, di antaranya Balikpapan Utara 707 sambungan, Balikpapan Kota 38 sambungan, Balikpapan Timur 27 sambungan, Balikpapan Tengah 20 sambungan dan Balikpapan Selatan 21 sambungan rumah. 

Progres Pemasangan yang dilaksanakan sampai dengan akhir Agustus 2017, sesuai kesepakatan PDAM Kota Balikpapan dengan Direktur Jendral Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, telah dilaksanakan pemasangan 598 Sambungan Rumah, kemudian yang Masih Dalam Proses Pemasangan sebanyak 215 Sambungan Rumah dan Total keseluruhan Pemasangan MBR tahun 2017 sebanyak 813 Sambungan Rumah.


Di akhir kegiatan disampaikan kembali, bahwa dengan mengikuti program ini diharapkan pemerintah daerah penerima hibah dapat memanfaatkan dan melanjutkan kebijakan penambahan modal PDAM sesuai dengan kebutuhan pelayanan bagi Masyarakat Balikpapan, serta dapat meningkatkan kinerja pengelolaan dan pelayanan PDAM kepada para pelanggannya terutama masyarakat berpenghasilan rendah. (*/benny)

Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM