Selasa, 05 Desember 2017

Produk Perikanan Harus Tertulusur, Penuhi Persyaratan setiap Negara Tujuan Ekspor


Penghargaan kepada pelaku usaha perikanan yang sesuai standar
BALIKPAPAN, KABARKALTIM.CO.ID-Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kelas 1 Balikpapan, telah menggelar sosialisasi dan forum group discussion (FGD) mengenai public awardness program-kebijakan KIPM 2018 dan penerapan standar KIPM dalam sistem manajemen mutu terintegrasi. Kegiatan yang dihadiri berbagai pihak terkait itu, digelar di Gran Tjokro, Balikpapan, baru-baru ini. 

Dibuka oleh Kepala BKIPM Balikpapan Muhammad Burlian, sosialisasi bertujuan memberikan informasi tentang sistem jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan. Disebutkan, semakin maju suatu negara kesadaran masyarakat terhadap mutu dan keamanan hasil perikanan juga meningkat. 

Sementara itu Kadson Batubara yang mendampingi Muhammad Burlian kepada kabarkaltim.co.id menegaskan, kita semua harus siap memenuhi persyaratan dari setiap negara tujuan ekspor.  ”Produk perikanan harus tertelusur mulai dari hilir ke hulu. Misalnya dimana ditangkap dengan alat apa, air yang dipakai untuk mencuci, cara penanganannya seperti apa harus bisa tertelusur,” beber Kadson.
“Dalam sosialisasi dilaunching sistem pengaduan online. Jadi kalau pengguna jasa menemui masalah terkait pelayanan, prosedur dan persyaratan boleh disampaikan secara langsung. Tidak hanya yang baik-baik saja, tetapi kelemahan petugas karantina boleh disampaikan untuk dicari solusi penyelesaiannya. Dalan sosialisasi dilakukan tanya jawab dengan nara sumber dari pusat dan Dinas Perikanan Kota Balikpapan,” tutup Kadson. (usman jakkatallu)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM