Jumat, 27 Oktober 2017

7 Juta Ha Lahan Kritis di Kaltim : Bisa Dimanfaatkan Budidaya Singkong Gajah dan Aren

Cukupi Kebutuhan Pangan, Aren Bisa untuk Alternatif Energi 


Yusran Aspar bersama tokoh warga H Suwandi  (rahman/kk)
PENAJAM, KABARKALTIM.CO.ID-Permasalahan pangan dan energi akan menjadi permasalahan krusial bagi semua bangsa di dunia ini ke depannya. Pun di tanah air, termasuk provinsi-provinsi yang ada di Indonesia. Inovasi dan kreativitas berbarengan dengan kebijakan pemerintah yang visioner, tantangan tersebut bisa menjadi peluang, bahkan Indonesia bisa menjadi pengekspor pangan untuk bangsa lain.

Drs H Yusran Aspar MSi dinilai sebagai pemimpin yang visioner, Bupati Penajam Paser Utara (PPU) yang banyak didukung menjadi pemimpin di Kalimantan Timur ini, memiliki banyak pengalaman, terobosan dan inovasi dalam membangun dan menyejahterakan masyarakatnya. Terbukti dengan banyaknya program pro rakyat di PPU, untuk membuat warga makmur dan sejahera. 


Kehangatan Yusran Aspar bersamak media ini
Berdiskusi dengan media ini Jumat (27/10/2017) di rumah jabatan Bupati PPU, Yusran Aspar banyak mengulas peluang Kaltim ke depan, dengan memanfaatkan lahan tidur yang ada, besaran lahan tidur mencapai 7 juta hektar. 

 "Ke depan dengan pertumbuhan pesat penduduk dunia, akan membutuhkan pangan dan energi bagi kelangsungan hidup manusia. Nah, ancaman itu bisa menjadi peluang, jika kita bisa memanfaatkan, melakukan inovasi dan menangkap perkembangan zaman," sebut Yusran Aspar. 

"Ada lahan tidur di Kaltim seluas 7 juta hektar, harus dikelola dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, untuk mencukupi kebutuhan pangan dan bisa menjadi alternatif mendapatkan energi," urai Yusran Aspar. 

Yusran Aspar mencontohkan dua komoditi yang juga sudah dikembangkan di Kabupaten PPU yaitu singkong gajah dan pohon aren. Singkong gajah membutuhkan waktu sekira 10 bulan untuk panen, bisa dibudidayakan pada lahan-lahan kritis. Komoditi ini pun prospek dan sudah dilakukan masyarakat di PPU dan memberikan hasil yang baik. 

Termasuk pohon aren, yang manfaatnya banyak, termasuk dengan proses teknologi bisa menjadi alternatif energi bagi kebutuhan manusia. Yusran Aspar melakkan kalkukasi, dengan penanaman pohon aren dalam 1 hektarenya, nantinya petani bisa mendapatkan. 2 juta  per hari. Tentu dengan pengelolaan yang baik, masyarakat Kaltim nantinya dapat makmur dan sejahera, dengan memanfaatkan peluang yang ada tanpa merusak sumber daya alam. (rahman/tomo widodo)

Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM