Selasa, 01 Agustus 2017

Urus IMTN, Ada Uang Urusan Lancar?

Kasi Pemerintahan Balikpapan Utara : Pelayanan Kami Sudah Benar




Pelayanan di Kecamatan Balikpapan Utara (beny/kk)
BALIKPAPAN, KABARKALTIM.CO.ID- Rendahnya mutu pelayanan publik yang diberikan oleh aparatur menjadi citra buruk pemerintah di tengah masyarakat. Bagi masyarakat yang pernah berurusan dengan birokrasi selalu mengeluh dan kecewa terhadap tidak layaknya aparatur dalam memberikan pelayanan.



Hasil pengamatan dan penemuan kabarkaltim di lapangan untuk  Kecamatan Balikpapan Utara, proses pembuatan IMTN yang dirasakan dalam segi pelayanan publik, khususnya bagi masyarakat golongan ekonomi lemah serta prosedur pelaksanaan yang berbelit-belit atau tidak sesuai prosudur yang  ada. Salah satunya yang dikeluhkan masyarakat ini adalah tentang pelayanan pembuatan IMTN yang dinilai perlu dibenahi.



Muhammad Jali
Rukinah warga Karang Joang yang sempat menemui kabarkaltim, mengeluhkan pelayanan pembuatan IMTN yang dinilainya dipersulit. 

"Sekarang kepengurusan harus satu pintu, jadi loket-loket yang ada sudah tidak berfungsi lagi. Sementara kalau kita mau ngurus berkas harus berhubungan dengan Kasinya, ironisnya untuk pengambilan IMTN saja juga harus di ruang Kasi Pemerintahan. Berarti pelayanan Kecamatan Balikpapan Utara kurang baik,” tegas Rukinah kepada kabarkaltim di Kantor Kecamatan Balikpapan Utara, Selasa (1/8/2017).



Kembali dikatakannya, mengenai nomor pendaftaran formulir tidak sesuai nomor urut yang ada. Menurut Rukinah ada uang urusan lancar. "Biar nomornya duluan mendaftar, justru kalau ada uang bisa yang nomor baru daftar itu yang didulukan untuk kepengurusan,” ucapnya.



Kasi Pemerintahan Muhammad Jali menanggapi isu di luar, disebutkannya hal itu tidak benar. "Pelayanan kami di sini sudah benar, semua berkas yang ada sama saya itu sudah melalui loket-loket ada. Seandainya ada orang yang masuk di ruang saya tentunya ada urusan masalah yang harus diselesaikan seperti selisih pengukuran tanah warga di lapangan tentunya datang ke saya untuk dikroscek kembali,” tandas Jali di ruang kerjanya. 

"Mengenai loket-loket tidak berfungsi itu salah, semua loket yang ada kita fungsikan semua berkas yang ke saya semuanya sudah dikroscek di loket-loket yang ada. Jadi apa yang dikeluhkan masyarakat seperti ada uang urusan lancar itu semuanya tidak benar, juga mengenai pengambilan IMTN yang sudah selesai ke saya itu juga tidak benar. Petugasnya ada sendiri yang menyerahkan,” tegas Jali.


"Saya baru bulan Januari menangani hal ini, jadi saya anggap pekerjaan saya belum optimal dan belum maksimal, lagi pula saya masih kekurangan tenaga lapangan,” ucapnya lagi.


"Mengenai yang diisu-isukan di luar semuanya itu tidak benar, niat saya bekerja dengan tulus, saya di sini berusaha membenai kekurangan-kekurangan yang ada. Saya baru mulai nangani bulan Januari, saya tidak tahu, munking kejadian ini sebelum saya,” tegas Jali. (beny)
      


Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM