Rabu, 26 Juli 2017

Sarana Penunjang Belum Lengkap, SMAN 9 Masih Terapkan 6 Hari Kerja




Wahyudi (beny/kk)
BALIKPAPAN, KABARKALTIM.CO.ID-Mendikbud Muhadjir Effendy telah menetapkan Peraturan Menteri (Permen) Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah yang mengatur sekolah 8 jam sehari selama 5 hari alias full day school(FDS)  pada 12 Juni 2017.



Kebijakan ini berlaku mulai tahun ajaran baru yang jatuh pada Juli 2017. Namun bagi sekolah yang belum memiliki sumber daya dan sarana transportasi yang memadai, kebijakan ini dilakukan secara bertahap.



Kepala SMAN 9 Balikpapan Wahyudi mengatakan, mengenai sistem ini belum bisa diterapkan untuk semua sekolah. Sebab, sekolah yang menerapkan sistem ini sebelumnya sudah harus menyiapkan sarana penunjang. 


“Sekolah yang membuka full day school sejak awal sarana prasarananya siap. Seperti tempat ibadah, fasilitas bermain, tempat makan, komplit,” kata Wahyudi di ruang kerjanya pada saat ditemui kabarkaltim,  Rabu(26/7/17)


Apalagi, ada juga sekolah yang double shift. Pagi dipakai kelas satu, sedangkan siangnya kelas dua. Dengan demikian sekolah seperti ini dipastikan belum siap mengikuti pola full day school. 

“Untuk sekolah reguler saja mereka sudah kekurangan ruangan. Mana mungkin dipaksakan full day,” tuturnya.


Selain itu program kurikulum juga harus disesuaikan. Bukan hanya anak tinggal di sekolah dengan jam yang diperpanjang. Karena malah akan berdampak kebosanan pada guru dan siswa bisa jenuh. 

“Semua harus dituntaskan di sekolah, jadi anak jangan diberi pekerjaan rumah lagi,” ucapnya.



Kembali Ia  mengatakan, penerapan full day school juga harus ditunjang secara finansial. Apalagi saat ini kita tidak berani melakukan pungutan, sudah dinyatakan pendidikan gratis. Dengan demikian, apakah makan siswa akan dijamin oleh pemerintah atau ditanggung masing-masing.



Alasan SMAN 9 berketetapan dengan kondisi pertama non PNS gajinya hanya Rp 1,5 juta yang sebelumnya hanpir Rp 3 juta berarti  harus rasional. "Maka saya buat 6 hari kerja, itu alasan utama, dan alasan kedua siswa kami memiliki rumah yang cukup jauh sehingga kalau pulang sore dengan kendaraan yang langkah bahaya sekali buat siswa,” tandas Wahyudi. (beny)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM