Rabu, 03 Mei 2017

Sinjai Bersaudara Kaltim : Buruh Punya Hak Hidup Sejahtera


BALIKPAPAN, KABARKALTIM.CO.ID-Pemerintah harus adil dan harus melindungi kaum buruh dengan cara menghargai dan menjamin hak-hak kaum buruh agar terpenuhi. Mengingat belum semua pengusaha atau majikan atau pemilik modal menyadari betapa pentingnya peranan pekerja atau buruh. Kebanyakan mereka masih menganggap bahwa buruh adalah objek, buruh adalah faktor pelengkap, buruh dianggap sebagai mesin atau robot, semestinya kaum pengusaha harus sadar bahwa keuntungan yang didapat oleh pengusaha dan suksesny perusahaan adalah ditentukan oleh kerja kaum buruh. Hal ini diiungkapkan Koordinator Sinjai Bersaudara Kaltim Zakaria Daming. 

"Buruh adalah manusia biasa, sama halnya dengan kaum pengusaha. Sama halnya dengan kaum pemilik modal maka harus disadari bahwa buruh adalah makluk sosial yang juga harus diperlakukan secara manusiawi, harus digaji yang layak supaya dapat hidup layak, hak-hak sosialnya harus dihargai, hak ekonominya harus dihargai, hak berserikat dan berkumpulnya juga harus dihargai, harus diberikan jaminan, upah dan jaminan kesehatan, tidak boleh diperlakukan semena-mena,” ucapnya. 

Pemerintah harus adil dan harus melindungi kaum buruh dengan cara Pemerintah tidak boleh memihak kepada kaum pemodal yang kaya. Pemerintah harus berani menindak dan menghukum para pengusaha yang tidak mematuhi ketentuan perundang-undangan terkait ketenagakerjaan. 

"Percuma banyak perusahaan di Indonesia khusunya di Kaltim kalau tidak membawa kesejahteraan bagi rakyatnya, kaum buruh adalah rakyat dari suatu negara,” ujarnya. 

Yang tidak kalah pentingnya adalah upah buruh harus mematuhi norma-norma agar buruh dapat hidup layak dan sejahtera, dengan cara memantau dan mengawasi serta menindak pengusaha yang tidak mematuhi aturan. Bukankah tugas Pemerintah dan negara untuk menyejahterakan rakyatnya? 

"Untuk kaum buruh hendaknya apabila hak-haknya telah terpenuhi maka lakukanlah kewajiban dengan baik, sayangi dan cintai serta majukan perusahaan dimana buruh bekerja, anggap lah bahwa perusahaan itu milik para buruh, karena mata penghidupan buruh adalah tergantung dari keberlangsungan perusahaan dimana dia bekerja,” tegasnya. 

"Saya yakin apabila pengusaha menghargai dan menjamin hak-hak buruh serta memenuhi dengan baik, buruh melaksanakan kewajibannya dengan baik dan mencintai perusahaan tempat dia bekerja, pemerintah berlaku adil dalam menegakkan aturan baik terhadap buruh, adanya komunikasi yang baik terhadap pengusaha, buruh dan pemerintah maka tidak akan terjadi kericuhan dan pertengkaran antara buruh dan perusahaan, dan tidak akan ada pemogokan. Semoga peringatan Hari Buruh 01 Mei ini  dijadikan renungan semua pihak untuk menyadari dan melaksanakan kewajiban dan hak masing-masing,” tutupnya. (beny)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM