Senin, 08 Mei 2017

BKIPM Balikpapan Gencarkan Gema Satu Kata

Dorong Pelaku Usaha Perikanan Tingkatkan Mutu

Muhammad Burlian (usman/kk)
BALIKPAPAN, KABAKALTIM.CO.ID-Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Balikpapan, menggencarkan program Gema Satu Kata yakni gerakan masyarakat sadar mutu dan karantina. Program sangat positif ini, digeber terkait Bulan Bakti Karantina dan Mutu Hasil Perikanan. 

Pada 6 Mei 2017,  BKIPM Kelas 1 Balikpapan yang dipimpin langsung Kepala BKIPM Muhammad Burlian, menggelar temu lapang dengan para pelaku usaha di bidang perikanan. Pertemuan mengenai CKIB, CPIB dan HACCP yang berlangsung di Kampung Baru, Balikpapan Barat. 

"Sangat penting peran serta masyarakat dalam mewujudkan peningkatan mutu dan karantina ikan. Makanya merupakan program pusat, digelar Gema Satu Kata. Kami memberikan pembinaan, sosialisasi kepada masyarakat khususnya para pelaku usaha bidang perikanan, agar sadar dalam menjaga mutu dan karantina," ungkap Muhammad Burlian, berbincang dengan media ini, Senin (8/5/2017) di ruang kerjanya. 


Program gema satu kata BKIPM Kelas 1 Balikpapan
"Pembinaan akan terus kami lakukan, karena menjadi tugas kami dalam hal mutu dan karantina. Perlu partisipasi masyarakat, sejauh ini ada sekitar 15 pelaku usaha perikanan yang sudah bersertifikat,  dinyatakan layak. Mereka ekspor ke luar negeri, standar mutunya terjaga," imbuh Burlian. 

Diharapkan para pelaku usaha lainnya, juga terus meningkatakan mutu dan karantina ikan, dengan mendapatkan sertifikat yang tentu dari sisi kelayakannya sudah teruji. BKIM kelas 1 Balikpapan, selalu siap melayani para pelaku usaha perikanan, termasuk konsultasi dan pembinaan untuk meningkatkan usaha mereka. 

"Ini sangat positif sekali, berdampak besar bagi semua. Dengan standar mutu yang terjaga, para pelaku usaha lancar dalam usahanya, sasaran atau peluang adalah ekspor ke Arab, yaitu ikan Kerapu merah untuk konsumsi. Dengan usaha yang lancar, tentu kesejahteraan masyarakat meningkat, dan juga meningkatkan PAD," beber Burlian yang didampingi Kasi Tata Layanan Kadson Batubara. 

Burlian mengakui, untuk ekspor ke Eropa sangat ketat dalam hal mutu dan karantina. Pihaknya terus mendorong para pelaku usaha sangat memperhatikan mengenai mutu hasil perikanan. "Banyak yang bisa digali dari sumber daya laut, mulai ikan, kepiting, udang. Sumber yang bisa diperbaharui, jadi masa depan kita nanti adalah maritim," kata Burlian. (usman/tw)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM