Senin, 08 Mei 2017

Tanaman Rusak karena Aktivitas Tambang, Warga Minta Ganti Rugi


Rasyid berdiri di lokasi lahannya
SAMBOJA, KABARKALTIM.CO.ID-Dua warga RT 17 Bukit Merdeka, Samboja, Kutai Kartanegara, menuntut segera dilakukannya ganti rugi terkait aktivitas tambang batubara di wiayah RT 17 Bukit Merdeka. Dua warga tersebut yaitu Rasyid dan Taiba. 

Kepada media ini Rasyid mengaku, ada sebagian lahannya yang ditimbun akibat aktivitas tambang, tanaman di atasnya pun rusak. "Lahan yang ditimbun sekitar seperempat dari luas total lahan saya. Ada beberapa tanaman, sawit, durian dan beberapa tanaman lainnya. Untuk kerugian tanaman, lebih dari Rp 30 juta," beber Rasyid di lokasi lahannya, baru-baru ini. 

"Namun tak hanya ganti rugi tanaman yang rusak, saya juga berharap ada perhitungan untuk sewa lahan saya yang tertimbun," imbuh Rasyid. 



Taiba meminta ganti rugi tanaman nenasnya
Rasyid mengakui, pihak perusahaan berjanji membayar setelah loading batubara. "Saya berharap segera dibayarkan. Karena adik kandung saya meninggal, dan itu untuk semua pembiayaan. Jadi mohon diperhatikan pihak perusahaan," urai Rasyid. 

Sementara warga lainnya Taiba, merupakan pemilik tanaman nenas. Dia hanya menanam, sementara lahan milik orang lain. "Ada sekitar 30.000 tanaman nenas. Saya minta ganti rugi," kata Taiba. 

Salah satu tokoh pemuda Arif yang mendapatkan amanah untuk menjembatani permasalahan tersebut, mengharapkan perhatian dari pihak perusahaan, agar aspirasi warga segera ditanggapi. "Warga menuntut apa yang memang menjadi hak mereka, jadi diharapkan segera ada pembayaran ganti rugi bagi warga yang lahan atau tanaman terkena imbas aktivitas tambang," seru Arif. (tim kk) 
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM