Jumat, 14 April 2017

Ribuan Umat GPIB di Balikpapan Merayakan Jumat Agung

di Gereja GPIB Bukit Benuas (doc:FB)
BALIKPAPAN-KABARKALTIM.CO.ID; Ribuan umat Kristiani Jumat 14 April 2017 memadati 7 gereja Protestan di Indonesia bagian Barat - GPIB di kota Balikpapan. Injil Lukas 23:44-49 menjadi sumber bacaan kitab suci yang dikhotbahkan para pendeta yang melayani pemberitaan sabda Tuhan serta didalamnya dilaksanakan Sakramen Perjamuan yang diikuti warga sidi gereja. Peristiwa kematian Yesus Kristus di kayu salib ribuan tahun lalu yang didahului dengan perkataan "Ya Bapa, ke dalam tanganMu Kuserahkan nyawaKu" bukanlah pernyataan kekalahan. Bagi kalangan umat saat itu biasa mengungkapkan hal tersebut saat mereka akan tidur malam. Mereka sangat menyadari bahwa dalam kondisi tidur mereka tidak tau apa yang akan terjadi saat tidur namun mereka yakin bahkan sungguh yakin bahwa akan ada hari esok yang oleh karenanya ada berbagai rencana aktifitas yang akan dilakukan. Begitu pula pernyataan Kristus di kayu salib bukanlah akhir dari segalanya melainkan ada harapan kehidupan di depan. Untuk itu umat Kristen janganlah terpaku pada peristiwa kematian tanpa pengharapan.
Pengharapan di masa depan itulah yang harusnya menjadi perhatian utama, demikian kutipan pewartaan sabda Tuhan oleh Pendeta Nitis Putrasana Harsono, M.Th dalam ibadah Jumat Agung dan Perjamuan Kudus di Gereja Bukit Benuas di bilangan ringroad Balikpapan. 
di Gereja GPIB Pniel (doc:FB)

Pendeta Nitis yang sehari-harinya adalah Pendeta Ketua Majelis Jemaat GPIB Bukit Benuas Balikpapan dan juga Ketua GPIB se Balikpapan bahkan merangkap sebagai Ketua Sekolah Tinggi Teologi Indonesia Timur - Makasar sangat menekankan pengharapan tsb bagi umat Kristiani. Pengharapan yang bukan isapan jempol semata, tetapi pengharapan yang penuh keyakinan akan suatu kepastian di masa yang akan datang, seperti halnya jika kita tidur malam, semua kita sangat yakin bahwa esok hari pasti kita bangun serta ada berbagai rencana yang akan dilakukan yang dengan sangat yakin pasti akan dilakukan.

Hal ini pula yang mewarnai khotbah di gereja-gereja GPIB di Balikpapan seperti di gereja Pniel, Immanuel, Bukit Sion, Syaloom, Maranatha dan Getsemani Balikpapan.

di Gereja GPIB Syaloom (doc.FB)
Dengan demikian, umat kristiani dalam menapaki kehidupan yang penuh dengan berbagai dinamika pergumulan hidup hendaknya tidak terpaku dan terbelenggu pada hal-hal yang dialami saat ini semata melainkan tataplah ke depan bahwa ada harapan yang telah dibentang melalui peristiwa penyaliban Kristus ribuan tahun yang lalu. Harapan yang terus membangkitkan semangat untuk sedia untuk terus berkarya menyatakan kasih Allah kepada sesama khususnya dalam menjawab berbagai persoalan kehidupan baik diinternal maupun eksternal kehidupannya bersama dan di dalam masyarakat Indonesia yang majemuk.
di Gereja GPIB Bukit Sion (doc.FB)

Perayaan Ibadah dan Sakramen Perjamuan ini berlangsung tertib dan hikmat dan turut membantu pengamanan dari pihak Kepolisian Resor Kota Balikpapan yang sejak Kamis malam hingga saat dilangsungkannya kegiatan-kegiatan peribadahan tampak terus memantau dan menjaga. (aw. - dokumen foto by FB))


Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM