Februari 08, 2017

Sulton : Pelanggan PDAM Harus Kritis



                                                                                                              

Sulton (beny/kk)
BALIKPAPAN, KABARKALTIM.CO.ID-Modus yang digunakan pelaku pencurian Meter Air sangat rapi, dengan berpakaian rapi yang mengaku petugas PDAM. Sebelum meteran diambil pelaku melakukan penekan bahwa si korban menunggak pembayaran iuran air bersih selama tiga bulan. 

"Modus terbaru tersebut bisa dihindari, pelanggan wajib menaruh curiga bagi setiap orang yang datang, meskipun mereka dengan berpakaian seragam PDAM, atau ala petugas," kata Kepala Bagian Hubungan pelanggan PDAM Kota Balikpapan Sulton SE kepada kabarkaltim pada saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu(8/2/2017). 


“Petugas resmi itu, selain memakai seragam PDAM yang berwarna biru hijau, ada kartu identitas. Ada surat tugasnya, jika dia melakukan pemutusan sambungan dia menunjukkan dengan data pelanggan yang menunggak. Kami justru berharap pelanggan kritis, bertanya pada petugas. Kalau dia bukan petugas resmi, maka akan ketahuan,” kata Sulton lagi. 


“Intinya kita harus bersinergi sama-sama bertanggung jawab juga dalam hal kehilangan meteran air bersih. Bertanggung jawab semua bagian bukan satu bagian saja ya mudah-mudahan teman bersinergi karena pekerjaan ini adalah tanggung jawa bersama, dan kami juga inginkan nanti direksi mengintruksikan semua bagian bersinergi dalam artian dapat membantu mencari masalah-masalah kehilangan meter itu. Harapan kami mudah-mudahan direksi mempunyai terobosan baru program baru,” ucapnya. 


“Hal ini sudah kami informasikan ke Serse Polres, Kapolres dan Dirut bersinergi mungkin ada program terobosan baru, atau kinerja yang bisa mendukung ketemunya tentang kehilangan meter  air bersih PDAM tersebut,”. 

Disinggung media ini, apakah hal ini direksi memberikan tanggung jawab sepenuhnya ke Kepala Hubungan Pelanggan PDAM. Dengan tegas Sulton menjawab, : "Kami hanya mengintruksikan laporan ke polres saja apabila ada kejadian pencurian meter, tapi saat ini belum sampai sedetail apa tugas-tugas yang harus dilaksanakan,". 

Ada rencana Dirut melakukan terobosan baru yaitu penugasan terhadap karyawan PDAM untuk bertugas melakukan pengawasan di daerah yang perlu diperhatikan lokasi WTP-WTP yang tidak menggunakan pelayanan PDAM. Termasuk di perumahan, petugas tersebut diberi nama ,Group KELAYAPAN. 

”Apabila nantinya ditemukan pelakunya ada hukum yang proses itu semua kewenangan pihak yang berwajib yakni Kepolisian, PDAM hanya imbas dari kehilangan dan akhirnya masyarakat juga dirugikan karena kehingan meter airnya,” tegas Sulton. 


"Pelaku coba carilah pekerjaan yang halal untuk menghidupi keluarga anda di rumah” tutupnya. (beny)




Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


Follow Kami

NEWS UPDATE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM