Januari 09, 2017

PERINGATAN: Jika Anda Masih Gunakan Aluminium Foil untuk Makanan, Sebaiknya Hentikan Segera! Inilah Alasannya Mengapa...

[ Foto ilustrasi: Aluminium Foil/ maxor ]
KABARKALTIM.Co.Id, Balikpapan - Banyak dari kita pernah dan bahkan sering menggunakan aluminium foil di dapur; apakah untuk memasak, pembungkus, dan umumnya juga menggunakannya untuk mengobati beberapa penyakit. Namun, sebuah penelitian terbaru telah menemukan bahwa ada beberapa hal penting yang kita tidak tahu tentang bahaya mematikan di balik aluminium foil ini.

Pertama-tama, aluminium merupakan logam berat neurotoksik yang memiliki efek samping yang parah pada fungsi otak dan bahkan telah dikaitkan dengan penyakit Alzheimer.


Menurut para ahli medis, paparan logam berat ini dapat menyebabkan efek samping berkepanjangan; termasuk penurunan mental; kehilangan keseimbangan, memori, koordinasi, dan kontrol tubuh.

Dari studi ini pun ditemukan bahwa memasak dengan aluminium foil juga telah mempengaruhi kondisi  tulang, karena aluminium menumpuk di dalam tulang, mengambil ruang kalsium dan mengurangi kandungannya.

Selain itu, para peneliti telah mengaitkan memasak dengan aluminium foil dengan fibrosis paru dan masalah gangguan pernapasan lainnya sebagai akibat dari menghirup partikel aluminium. Efek yang sama dicapai dalam kasus memanggang makanan dengan aluminium.

Banyak orang masih tidak menyadari fakta bahwa ketika aluminium foil terkena suhu tinggi, maka ia akan memancarkan bagian dari logam beratnya ke dalam makanan, dan logam berat dapat terlepas ke makanan.
Dr Essam Zubaidy, seorang peneliti teknik kimia di American University, Sharjah, Lebanon, telah mengevaluasi efek dari memasak dengan aluminium dan menemukan bahwa makanan yang dimasak dalam aluminium foil dapat mencakup hingga 400mg logam berat.

Ini berarti bahwa, kata Zubaidy, "semakin tinggi suhu, semakin lumer logam beratnya. Aluminium foil tidak cocok digunakan untuk memasak dan juga tidak cocok digunakan untuk sayuran seperti tomat, jus jeruk, atau rempah-rempah."

Porsi harian yang dianjurkan (RDA- recommended daily allowance) untuk aluminium, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dibatasi hanya pada 60mg setiap hari. [maxor]

Sumber/Referensi:
- reflection of mind
- mind awakened
- healthy food house
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM