Senin, 12 Desember 2016

Pemimpin Melayani, Bukan Minta Dilayani

Tiba di Masjid Agung Sangatta. (baharsikki/kk)
SANGATTA, KABARKALTIM. CO. ID- Ustadz Ahmad Alhabsyi menyatakan, pemimpin yang bijak dalam melaksanakan tugas, adalah pimpinan yang melayani, tapi bukan pimpinan yang minta dilayani. Kepemimpinan Bupati Ismuandar sama Wakil Bupati Kasmidi Bulang menurut ustadz asal Jakarta  yang sering tayang di media televisi tersebut, adalah pimpinan pasangan tua muda.

Kesuksesan seorang suami dalam menjalankan amanah rakyat, itu tidak lepas dari peran positif sang istri. Istri yang baik selalu  mendukung aktivitas suami, atau sebaliknya.

"Ini merupakan pasangan pimpinan yang serasi," papar dalam tausiah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1438 Hijriah yang dilangsungkan di Masjid Agung, Pusat Pemerintahan, Bukit Pelangi, Selasa (13/12/2016).


Ceramah agama Ustadz Ahmad Alhabsyi.. (baharsikki/kk)
Dia mengatakan, yang muda menghormati yang tua, dan yang tua menyayangi yang muda. Oleh karena itu, keteladanan rasullah perlu dijadikan pengayom dalam berbangsa dan bernegara. Apalagi warga negara Indonesia ini, orangnya hebat-hebat. Bisa jinakan bom, terutama bagi aparatur kepolisian dan TNI. Kalau di luar negeri sana, bom meledak.  korban berjatuhan. Tapi kalau di Indonesia ada yang bisa mendeteksi bom sebelum terjadi ledakan.

"Bahkan orang Indonesia ini, ada yang lebih berani lagi. Saat aksi teroris berlangsung masih bisa memanfaatkan waktu untuk foto selfi (berfoto sendiri, Red). Wartawan saja sulit mendapatkan momen tersebut. Tapi seorang wanita bisa. Hebat 'kan," kelakar Ahmad Alhabsyi disambut tawa jamaah. Di antaranya, Sekkab Irawansyah, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekkab Rupiansyah, Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekkab Mugeni, Asisten Administrasi Sekkab Edward Azran, Asisten Tata Praja Sekkab Syafruddin, serta petinggi Pemkab lainya.

Sebelumnya, bupati Kutim menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan acara maulid yang dikemas sederhana. Tanpa menghadirkan warga umum Kutim, acara berlangsung hikmat. "Maulid ini lebih banyak diikuti pegawai Pemkab," bebernya.

Bahkan Ustadz Ahmad Alhabsyi ini hadir di Kutim, belum kembali ke rumahnya. Tapi dari umroh  Makkah langsung tur di beberapa kecamatan se-Kutim.  Beliau (Ahmad Alhabsyi, Red) belum ketemu langsung istrinya usai umroh. Ini demi masyarakat Kutim. Dari Karangan, Kaliorang, Rantau Pulung, dan Muara Bengkal.

Menghadirkan ustadz Jakarta dalam peringatan maulid Nabi Muhammad SAW dimaksudkan lanjut Ismunandar, agar semangat terus berkobar dalam menyongsong membangun Kutim yang lebih maju mandiri terpadu kedepan. Ini tidak lepas pula peran Wakil Ketua DPRD Encek UR Firgasih. (ri)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM