Desember 13, 2016

KRI Teluk Bintuni 520: LST Terbesar Satuan Kapal Amfibi TNI AL

Warga antusias naik Kapal KRITeluk Bintuni 520 (sahirkembar/kk)

BALIKPAPAN, KABAR KALTIM.CO.ID-Antusiasme masyarakat untuk melihat kapal perang KRI BINTUNI 520, tampak berjubel antre untuk masuk ke atas kapal. Kabarkaltim Senin (12/12/16) memantau kegiatan open ship, betapa masyarakat berjubel untuk berebut naik ke kapal yang bersandar di Pelabuhan Semayang. Mengantisipaai hal ini pihak TNI AL memberlakukan sistem buka tutup pintu masuk. Sehingga dapat berjalan dengan lancar.
 
Kabarkaltim di Kapal Teluk Bintuni 520
Teluk Bintuni diambil dari salah satu teluk di kawasan Papua. KRI Teluk Bintuni terdiri dari 7 lantai yang letaknya secara berurutan dimulai dari bawah yakni deck A merupakan ruang untuk tangki dan ruang pasukan. Paling bawah adalah bottom deck yang menjadi ruang khusus mesin kapal dan deck B untuk pasukan. Lalu, deck C untuk kru kapal termasuk tempat tidur dan peralatan keseharian kru kapal. 

Deck D juga untuk kru kapal dan deck E untuk komandan dan para perwira. Kemudian, deck F untuk ruang komando. Terakhir, deck G alias top deck atau kompas deck digunakan untuk meletakkan dua radar utama. KRI Teluk Bintuni 520 yang dibuat PT DRU. Dari segi bobot mati, bobot kapal dalam keadaan kosong, maka Teluk Bintuni dengan bobot 2.300 ton menjadi LST terbesar TNI AL. 

Sebagai perbandingan LST buatan Tacoma punya bobot mati 1.800 ton, sementara yang lebih kecil, LST Frosch Classbobot matinya 1.530 ton. Bobot yang besar pada KRI Teluk Bintuni ternyata berkorelasi dengan tugas yang diembannnya, dimana kapal perang ini dirancang untuk membawa MBT (main battle tank) Leopard. Total kapal ini bisa membawa 10 unit MBT Leopard 2A4 yang berat tiap tank mencapai 62,5 ton. Sebuah lompatan besar, bila sebelumnya LST TNI AL hanya akrab membawa tank ringan dengan berat per tank hanya belasan ton. Selain itu, KRI Teluk Bintuni bisa membawa 2 unit helikopter, kapal ini memang dibekali dua helipad dengan fasilitas hangar. 

Sementara untuk persenjataan, hanya diproyeksikan untuk self defence. LST ini mengandalkan meriam Bofors kaliber 40/L70 mm yang ditempatkan pada bagian haluan. Kemudian ada kanon PSU kaliber 20 mm, serta dua unit SMB (senapan mesin berat) kaliber 12,7 mm. Dalam operasi tempur, LST harus mendapat kawalan dari Satuan Kapal Eskorta atau Satuan Kapal Cepat. 

 Secara umum KRI Teluk Bintuni sanggup dimuati 113 ABK (anak buah kapal), enam orang kru helikopter, dan pasukan sebanyak 361 orang. Untuk mengantar pasukan Marinir ke pantai, LST ini dapat membawa 4 unit LCVP (Landing Craft, Vehicle, Personnel). Untuk memudahkan loading logistik dan cargo, pada bagian depan anjungan juga dilengkapi crane, mengingatkan pada desain crane di kapal-kapal Pelni. KRI TELUK BINTUNI 520 ini juga sebagai ajang latih bagi 120 Kadet Taruna dan Taruni AAL angkatan 64. 

Selama di Balikpan dijadwalkan mengadakan berbagai acara. Minggu (11/12 ) mengadakan Latihan Kolene senapan di Lapangan Merdeka Balikpapan. Senin (12/12) mengadakan wisata juang ke Hutan Mangrove dan kokonswrv Bwruang Madu. Selasa (13/12) akan mengadakan courtesy call ( CC ) dengan Pejabat Kota Balikpapan. Rabu (14/12) Bhakti sosial menanam pohon di kawasan mangrove binaan Manggar dan donor darah. malam akan di adakan coctail party di geladak Teluk Bintuni 520. Kamis (15/12) pukul 09.00 pago KRI TELUK BINTUNI 520 akan berangkat dari Dermaga Balikpapan menuju Banjarmasin Kalimantan Selatan. (Reporter : sahir kembar /editor : edy supardi)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM