Minggu, 13 November 2016

Yusran : Saya Berharap Anak-anak Semakin Maju, Berkualitas dan Profesional


Yusran bersama pelajar Kota Balikpapan
BALIKPAPAN,KABARKALTIM.CO.ID-Provinsi Kalimantan Timur membutuhkan pemimpin beritegritas yang mau memikirkan pembangunan, bukan hanya untuk daerahnya sendiri namun juga mau memikirkan daerah yang ada di sekitarnya
Kemajuan suatu daerah juga akan berdampak bagi daerah lainnya, namun itu diperlukan konektivitas yang lancar dan pembangunan yang sinergi, demikian beberapa hubungan yang harus dibangun pada acara Sosialisasi Pencegahan Korupsi sejak dini yang diselenggarakan  National Corruption Watch (NCW) di Gedung Kesenian Balikpapan, Sabtu (12/11/2016) yang dihadiri ratusan pelajar setingkat SMP. SMA/SMK dan forum RT se-Kota Balikpapan. 

Dialog yang dipandu Pri Suwarno itu menghadirkan dua narasumber, yakni Haryono Umar dan Yusran Aspar.  Haryono adalah mantan komisaris KPK, sementara Yusran Bupati Penajam Paser Utara.

Yusran menyambut antusias kegiatan ini. “Kegiatan ini sangat bagus karena anak-anak kita ini perlu juga mendapatkan pembekalan dan pengertian yang benar supaya mereka sudah ditanamkan sejak dini, bagaimana berpemerintahan, bagaimana mengambil kebijakan, kemudian bagaimana itu korupsi dan segala dampaknya. Saya berharap anak-anak kita semakin maju, berkualitas dan semakin profesional,” katanya.

Hal serupapun dikemukakan Haryono Umar. “Anak-anak masih memiliki pemikiran yang bersih sehingga sejak dini mereka bisa berpikiran tentang antikorupsi,” sebutnya.

Yusran Aspar
Dia menegaskan, seseorang tidaklah lama menduduki sebuah jabatan. Karena itu, mereka juga harus menyiapkan pengganti dan penerusnya kelak. 

“Yang menggantikan mereka bukan hanya memiliki pengetahuan, tapi juga mau untuk tidak korupsi. Sebab, sebelumnya mereka paham bahwa korupsi itu sesuatu yang tidak benar dan berdampak buruk,” tambah Haryono.

Mantan komisaris KPK itu pun mengaku cukup senang karena peserta sosialisasi mampu dan mengerti pembangunan yang ada di daerahnya. Termasuk pula segala dampak jika terjadi korupsi. 

Salah satunya ditunjukkan Wanda, siswa SMKN 4 Balikpapan. “Saya sangat senang dengan kegiatan ini. Selain menambah pengetahuan tentang korupsi, juga bisa mengetahui pembangunan yang dilakukan pemerintah. Pemimpin harus berintegritas, tidak hanya memikirkan daerahnya sendiri, namun juga berdampak bagi daerah lainnya,” ujarnya. (*/hmd)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM