Kamis, 17 November 2016

PPU SIAPKAN SWASEMBADA BERAS

H. TOHAR
PENAJAM,KABARKALTIM.CO.ID-Sekretaris Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) H. Tohar membuka acara kegiatan koordinasi kebijakan pemberasan dengan tema '' Membangun Kedaulatan Pangan Di Era Perubahan Iklim'' di kantor ketahanan pangan Kabupaten PPU, Kamis (17/11/2016).

Adapau hadir di kegiatan tersebut Surito Kepala ketahanan pangan, Kadis Pertanian Djoko Dwi Febriabto ,perwakilan Bulog Kaltim Anis dan Julian, perwakilan Bulog Kab Paser Rendy dan Anton, perwakilan Kodim 0913/PPU, Danramil Penajam, Danramil Babulu,Ketua KTNA se-Kabupaten, serta Kepala BPR Ibadurahman, kegiatan ini diselengarakan dengan tujuan untuk saling koordinasi kebijakan perberasan.  
''Kita mengetahuhui semua, dampak iklim Elnino di tahun-tahun sebelumnya, sangat berdampak ke para petani di Kabupaten PPU ini, tahun ini curah hujan yang turun tidak maksimal, dan meyulitkan para petani,'' kata Tohar.

Terkait perberasan, Tohar menambahkan bahwa cara kerja sistem dinilai mampu untuk membuatterobosan-terobosan dan dari kondisi yang sudah ada selama ini menjadi sebuah upaya baru, dengan menghasilkan keuntungan kemamfaatan yang lebih.

''Saya menjelaskan, kalau kita berbicara beras, adamakna kita ambil, bahwa ada beberapa komponen di dalamnya, kemudian apa hubungannya dengan ketahanan pangan nasional, jelas sudah dari dulu kita mencanangkan bagaimana negara ini mewujudkan keberhasilan pangan agar negara ini menjadi kuat , namun demikian kita pun tidak bisa menutup mata terhadap fakta ,makna pangan sesungguh, '' tambahnya.

Lanjut Tohar ini indentik dengan beras hansit, tetapi kebiasaan kalau sudah bicara pangan konotasi keberas, walau makanan lainnya seperti roti, jagung dan lain-lain.

''Saya meminta kepada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan untuk berdiri sendiri, pertanian perlu infrastruktur Pertanian, guna meningkatkan sebanyak-banyaknya dan setinggi-tingginya hasil produksi beras kita, tidak cukup dengan adanya petani, peralatan lengkap tampa ada dukungan faktor lain katakan Pupuk di bawah kendali kita seluruhnya,  intinya marilah bersama-sama kita bekerjasama yang baik, dan saling mendukung satu dengan yang lainnya guna mewujudkan hasil beras yang bagus,'' tuturnya.

Sementara itu anggota Komisi II DPRD PPU Samsudin Ali menjelaskan bagaimana menampung hasil panen padi petani diolah menjadi beras, dan hasil cukup memuaskan, uuk melihat keberhasilan ini semua, bukan menjadi tangung jawab satu instasi, tetapi harus saling bekerjasama.

'' Saaya berharap bagaimana pengawasan kontribusi sampai ke tingkat petani paling bawah menjadi tanggung jawab di dalam pegawasannya, tetapi bagaimana juga hasil konsumsi ke masyarakat kita, inti sekali lagi mari kita sama-sama kawal dan kita kerjasama dan di awasi secara seksama,” pintanya. (hmd/humas4)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM