Jumat, 14 Oktober 2016

Salurkan Kredit "Pajale" untuk Petani di PPU



Dukung Swasembada Pangan Pinjaman Bunga Hanya 4 Persen


PENAJAM,  KABARKALTIM.CO.ID-Program unggulan gagasan Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H. Yusran, dengan nama  pajale (padi, jagung, kedelai), yang diberikan kepada petani melalui Bank Ibadurrahman di PPU,  tidak hanya untuk membiayai operasional alsintan saja, tetapi juga untuk kebutuhan lain seperti membeli pupuk, bibit, serta obat-obatan.  

“Pemda bantu petani melalui Bank Ibadurrahman dengan nama pajale. Karena kalau tidak kita bantu dari mana petani dapat bahan bakar, serta untuk menanam pun petani butuh uang. Untuk itu kita meminta bantuan melalui Bank Ibadurrahman dengan bunga hanya sekitar 4 persen saja. Dari 4 persen tersebut, pemda hanya peroleh 1 persen kemudian Ibadurahman 3 persen. Tidak ada di daerah manapun di Indonesia melakukan kredit dengan bunga hanya 4 persen,” kata Yusran Aspar.


Dikatakan Yusran Aspar, untuk mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten PPU, pemerintah daerah memang  telah melakukan berbagai langkah strategis di lingkungan pertanian. Langkah strategis tersebut salah satunya adalah melalui program pajale ini.

“Melalui program tersebut, diharapkan produktivitas pertanian di wilayah PPU dapat meningkat, kesejahteraan masyarakatpun dapat tercapai,“ harapnya.

Sementara itu saat dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten PPU, Joko Dwi Fetrianto, mengatakan program kredit modal usaha Pajale itu bertujuan membantu petani di daerah setempat yang membutuhkan modal awal untuk tanam.

“Pemerintah Kabupaten PPU, saat ini telah menyalurkan kredit modal usaha padi, jagung dan kedelai atau "pajale" senilai Rp 2 miliar melalui Bank Perkreditan Rakyat Ibadurrahman untuk penyertaan modal, membantu modal awal tanam bagi petani pemerintah daerah, “ jelas Joko, Kamis (13/10/2016). 

Ia mengatakan dana yang disalurkan tersebut untuk membantu petani dalam memenuhi biaya operasional, bahan bakar, bibit, dan pupuk dengan syarat untuk mendapatkan pinjaman cukup mudah, yakni petani hanya perlu membawa BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor) sebagai jaminan ke bank.

"Masing-masing petani diberi jatah pinjaman program kredit modal usaha pajale maksimal Rp 2,4 juta per hektare," katanya.

Melalui program kredit modal usaha Pajale tersebut, Pemerintah Kabupaten PPU berharap tidak ada lagi petani di daerah itu yang mengeluh kesulitan modal usaha untuk tanam. Joko Dwi menambahkan program kredit modal usaha pajale merupakan gagasan Bupati  untuk memudahkan dan membantu petani dalam menyukseskan program swasembada pangan.

"Petani akan terbantu dan mudah untuk memperoleh biaya awal tanam yang selama ini selalu menjadi kendala," ucapnya. (humas6)








Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM