Rabu, 26 Oktober 2016

Cegah Konflik Internal, Muscab PPP Pakai Sistem Prematur

Encek UR Firgasih, tengah pakai kalung besar. (bahar sikki/kk)
SANGATTA, KABARKALTIM. CO. ID - Musyawarah Cabang IV Partai Persatuan Pembangunan (Muscab ke-4 PPP) diagenda hanya tiga tahapan. Pertama, pembahasan tata tertib. Kedua penyampaikan pertanggungjawaban pengurus. Dan, ketiga pembentukan tim prematur 5 orang. Ini kembali ke sistem lama, tapi bukan jaman bahari. PPP tetap merupakan partai politik modern bersinergi membangun bangsa.



Ketua DPW PPP Kaltim Rusman Yaqub menyatakan, mekanisme penyegaran pengurus PPP di leval kabupaten kota. Tidak lagi digelar Muscab  di masing-masing daerah. Tapi Muscab IV PPP di Sangatta merupakan Muscab gabungan PPP Kutim sama PPP Bontang. Sebelumnya, Muscab PPP digelar di Tenggarong untuk tiga kabupaten, yakni Kutai Kartanegara, Kutai Barat, dan Mahakam Ulu. Insya Allah beberapa hari kedepan Muscab PPP digelar di Balikpapan untuk Kota Balikpapan sama PPP Penajam Paser Utara (PPU).

"Ini demi efisiensi dan efektifitas waktu dalam pembenahan penyegaran kepengurusan di kubu PPP tingkat kabupaten kota se-Kaltim," tukas Rusman Yaqub di Hotel Royal Victoria, Sangatta, Kamis (27/10/2016).

Rusman mengatakan, Muscab PPP tidak lagi menggunakan pemelihan terbuka. tapi Muscab PPP ini memakai sistem prematur. perubahan ini, tentunya belaajr dari pengalaman perjalanan partai politik berlambang kakbah. PPP tidak menganut pemilihan terbuka, karena ternyata pemilihan terbuka membawa nilai positif dan negatif. Pemilihan pengurus sistem terbuka, sisi negatifnya, potensi menimbulkan perpecahan internal partai.

Untuk itu, dalam Muscab PPP, kali ini menggunakan sistem prematur. Dari tim prematur itulah yang diberi mandat untuk mennyusun pengurus PPP yang baru. "Kalau bisa. pengruus lama yang memiliki kompetensi, silahkan tetap diakomodir. Jangan semua orang baru. Tapi ini saran saja. Semua kembali ke tim prematur. siapa-siapa yang dipilih untuk ditetapkan sebagai pengurus. Tentunya, Ketua DPC PPP yang ada saya terus dorong untuk melanjutkan kepengurusan," harap Rusman optimistis.

Sebelumnya, Ketua DPC PPP Encek UR Firgasih menyatakan, pengurus anak cabang atau PAC PPP yang ada di 18 kecamatan se-Kutim bakal dimasukan dalam pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP kabupaten. Karena PPP bergerak bersama rakyat. PPP merupakan ruang kebebasan untuk berkreatif. Muscab merupakan wadah pencerahan, sarana pengkaderanisasi. "Untuk itu, sepuluh tahun ini, DPC PPP Kutim telah membentuk 120 majelis untuk mendapatkan dana aspirasi dewan dua miliar rupiah. Ini sebuah proses membesarkan partai," beber Encek UR Firgasih.

Selannjutnya, Ketua PAC PPP Rantau Pulung Ade Rahmah mengaku, Encek UR Firgasih yang lebih laik melanjutkan kepengurusan sebagai ketua DPC PPP Kutim. Encek UR Firgasih saat ini duduk di kursi DPRD Kutim sebagai wakil ketua dewan. Lagi pula Encek adalah istri Bupati Ismunandar. Selama ini, sosok perempuan ini telah berjuang membesarkan PPP. Sehingga dalam pembukaan Muscab IV PPP nampak hadir politisi partai Golkar, politisi PDIP, Hanura, Nasdem, PKPI, PAN, PKB dan tokoh agama, tokoh masyarakat serta undangan terhormat lainnya. (ri)

Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM