Minggu, 30 Oktober 2016

Bupati Tinjau Budidaya Keramba Jaring Apung di Kampung Kerok Laut


OMSET PENJUALAN LEBIH DARI 30 JUTA PERBULAN

Yusran Aspar di Keramba Jaring Apung
PENAJAM,KABARKALTIM.CO.ID,- Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H. Yusran Aspar di dampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten PPU, Ahmad Usman meninjau langsung budi daya keramba jaring apung udang karang dan ikan di kampung Kerok laut kecamatan penajam, Sabtu (29/10) beberapa waktu lalu. 

Disela-sela kegiatan tersebut Yusran Aspar mengatakan sangat mengapresiasi sekali kegiatan masyarakat nelayan daerah tersebut. Dengan menggeluti budidaya keramba udang karang dan beberapa jenis ikan sejak 2007 lalu mampu mengangkat kesejahteraan mereka. 


“Ini namanya nelayan cerdas.  Karena dengan usaha yang di lakukan selama ini, bukan hanya sekedar untuk mencukupi kebutuhan makan sehari-hari, tetapi telah mampu meningkatkan kesejahteraan mereka, “kata Yusran Aspar disela-sela kegiatan ini. 


Yusran Aspar dan Ahmad Usman
Bupati mengatakan prestasi tersebut sudah sepantasnya dapat dicontoh oleh para nelayan lainnya yang ada di Kabupaten PPU. Karena menurutnya, daerah ini memiliki berbagai potensi sumber daya alam  yang sangat besar. Termasuk dalam bidang perikanannya dan kelautannya. 

“Pemerintah daerah Kabupaten PPU punya fasilitas pinjaman murah di Bank Ibadurahman dengan bunga hanya 5 persen. Fasilitas ini tentunya dapat dimanfaatkan sebagai modal usaha para nelayan untuk mengembangkan sebuah usaha. Yang jelas pemerintah daerah selalu memberikan dukungan, kemudahan dan fasilitas yang terbaik kepada masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya, “ujar Yusran. 

Dikatakan mantan DPR RI periode 2009-2014 ini, bahwa saat ini masyarakat harus bisa berfikir cerdas dan bekerja keras. Termasuk nelayan di Kabupaten PPU. Jika hanya pasrah dengan keadaan lanjutnya, maka dipastikan nelayan itu sendiri yang akan tertinggal dengan yang lain. 

“Fasilitas telah tersedia, tinggal kita harus punya kemauan untuk melaksanakannya, “pungkasnya. 

Sementara itu dalam  kesempatan yang sama Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Ahmad Usman mengatakan keramba yang dikelola oleh Masran dan kawan-kawan tersebut saat ini berjumlah lebih dari 60 petak yang diantaranya merupakan bantuan dari pemerintah daerah beberapa waktu lalu. 

Masing-masing yang mereka budidsayakan adalah diantaranya udang karang jenis mutiara dan pakistan. Sementara jenis ikan yang mereka budidayakan diantaranya jenis kerapu, kakap, bronang dan beberepa jenis ikan hias. 

“Untuk budidaya udang karang jenis pakistan saja, rata-rata Masran mampu menghasilkan sebanyak 100 kilogran setiap bulan dengan harga rata-rata 300 ribu rupiah per kilogram. Dengan begitu omset penjualan untuk jenis udang ini saja setiap bulan adalah sebesar 30 juta rupiah, “bebernya. (Humas6)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM