Kamis, 06 Oktober 2016

Antara Transmigrasi, Militer dan Perusahaan Negara

Hindari Politik Dinasti, PPU Perlu Sosok Negarawan, Sosial dan Nasionalis Sejati 

Pasaribu (kiri) saat diskusi di warung kopi (yamin/kk)
PENAJAM, KABARKALTIM.CO.ID-Belum lama ini media ini berbincang dengan salah satu tokoh masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Pasaribu, di warung kopi depan PLTD Girimukti, Penajam. Pasaribu yang sudah sejak 1974 tinggal di wilayah PPU, banyak mengulas sejarah PPU atau benang merah pembangunan atau aktivitas masyarakat kala itu. 

Menurut Pasaribu, ada benang merah atau hubungan sejarah dan sosial yang dekat antara masyarakat transmigrasi, militer (TNI) dan juga perusahaan negara (Pertamina). "Transmigrasi masuk tahun 1956, saat itu masuk di Petung. Kita pun patut bersyukur, dengan masyarakat transmigrasi itu, juga membuka pintu pembangunan dan pengembangan wilayah. Hingga akhirnya masuk pula TNI tahun 1960, sama-sama membangun," sebut Pasaribu. 


"Jadi hubungan sosial antara masyarakat Transmigrasi dengan TNI, hubungan harmonis hingga saat ini. Dan terbukti hingga saat ini TNI melalui program TMMD-nya banyak memberikan sumbangsih positif bagi masyarakat, karya-karya pembangunan bagi masyarakat," urai Pasaribu. 

"Sementara perusahaan negara dalam hal ini Pertamina masuk setelah itu, saat itu melalui kontraktor di proyek Lawelawe. Juga berpengaruh bagi pembangunan dan kemajuan PPU. Dari sejarah ini, kita bisa tarik kesimpulan, salah satu figur untuk pemimpin PPU ke depan, tak keliru jika dari jalur militer," beber Pasaribu. 

"Saya yakin, banyak hal positif semasa orde baru (orba) dengan kepemimpinan Soeharto. Tinggal kita saat ini, yang baik dari orde baru, ya dipakai, yang kurang baik atau dianggap keliru, ya direformasi," urai dia lagi. 

"Mari kita hindari politik dinasti, kita cari kepemimpinan yang negarawan, berjiwa sosial dan nasionalis sejati. Saya yakin, di PPU ada figur militer yang benar-benar negawaran, sosial dan dekat masyarakat serta nasionalis. Saya tak perlu menyebut nama, tapi ada figur terseut," aku Pasaribu yang merupakan inisiator Forum Komunikasi Wong Cilik (FKWC). (tim kk)



 
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM