September 02, 2016

2016, 6.000 Pelajar PPU Terima KIP


Marjani
PENAJAM, KABARKALTIM.CO.ID – Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU)  Marjani, mengatakan sebanyak 6.000 pelajar dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di Kabupaten PPU,  mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 

“Total penerima Kartu Indonesia Pintar dari pemerintah pusat bagi pelajar SD hingga SMA di daerah setempat sebanyak 6.000 siswa dan sudah terisi semua,” jelas Marjani saat dihubungi melalui ponselnya, Rabu, (31/8/2016).  

Nama siswa yang diajukan sebagai calon penerima tersebut kata dia, sesuai dengan kuota berdasarkan data pokok pendidikan atau dapodik di masing-masing sekolah.  

“Pada dapodik itu tercantum penghasilan orang tua dan data lainnya sehingga siswa bersangkutan layak diberikan bantuan dari pemerintah. Semua sekolah wajib untuk memasukkan nama-nama siswa yang menurut pihak sekolah layak menerima kartu itu” ujar Marjani. 

Dia menjelaskan, verifikasi calon penerima bantuan program Indonesia Pintar tidak terkendala dengan menggunakan dapodik tersebut. Syaratnya cukup melampirkan surat keterangan tidak mampu dari kelurahan atau desa jika tidak memiliki KJS (kartu jaminan sosial). 

Untuk memenuhi kuota penerima dan mengoptimalkan program Indonesia Pintar itu menurut dia, Disdikpora melibatkan kepala sekolah dan guru membantu semua proses program itu, termasuk memasukkan nama siswa yang berhak menerima Kartu Indonsia Pintar. Dana bantuan program Indonesia Pintar kepada pelajar kurang mampu tersebut disalurkan kepada keluarga penerima, bukan melalui sekolah maupun Disdikpora Kabupaten PPU. 

“Bantuan itu langsung disalurkan kepada siswa atau keluarga penerima melalui rekening yang dimiliki penerima bantuan tersebut,” kata Marjani. 

Bantuan yang diberikan melalui KIP tersebut, lanjutnya, bagi anak sekolah tingkat SD Rp 450 ribu per tahun dan Rp 750 ribu tingkat SMP serta Rp1 juta per tahun untuk tingkat SMA. 

“Selama penerima bantuan program Indonesia Pintar itu masih menjadi pelajar dan memegang Kartu Indonesia Pintar, menjadi prioritas untuk menerima bantuan pada tahun berikutnya,” ungkap Marjani. (humas6)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM