Kamis, 04 Agustus 2016

Yusran Aspar Ajak Menteri Kunjungi Hamparan Sawah dan Sungai Telake

Kerja Keras dan  Cerdas Wujudkan PPU  Lumbung Padi terbesar di Kaltim


PENAJAM, KABARKALTIM.CO.ID-Kedatangan Menteri Petanian Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman belum lama ini ke Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dimanfaatkan semaksimal mungkin Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Yusran Aspar. Hal ini ia lakukan demi terwujudnya PPU menjadi lumbung padi terbesar di Kalimantan Timur dan tidak menutup kemungkinan menjadi lumbung padi terbesar tingkat nasional melihat luas lahan pertanian di PPU mencapai ribuan hektare.

Rencana awal, Yusran Aspar dan Menteri Pertanian hanya ingin melihat hamparan sawah tetapi setelah mendengar penjelasan Bupati, rombongan berputar arah menuju sumber air yaitu Sungai Telake. Dari situ lah ia meyakinkan menteri bahwa potensi padi di PPU sangat menjanjikan atau bisa memenuhi kebutuhan beras bahkan surplus beras di Kaltim.


"Alhamdulillah sudah ada tanda-tanda kehidupan bagi masyarakat khususnya petani di Kabupaten PPU, karena Pak Menteri sangat merespon yang terkait dengan produktivitas pangan dan memperhatikan pertanian di wilayah Kaltim khususnya PPU dan saya yakin PPU ke depan mampu menjadi nomor satu surplus beras di wilayah Provinsi Kaltim," ungkap Yusran. 

"Kementerian Pertanian sendiri memberikan bantuan 8 unit pompa air yang besar untuk irigasi dari bendungan Sungai Telake dan itu bisa mengairi 1.300 hektare apabila musim kemarau, dan artinya masalah air akan teratasi," lanjutnya. 

Selain Kompa Air ukurannya besar yang nilainya 1 unit sekitar Rp 4 millyar, ia mengatakan jika Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman akan memberikan bantuan berupa 100 unit hardtractor, 10 unit tracktor zonder, juga akan memberikan bantuan berupa bibit jagung dan pupuk buat para petani yang ada di Kabupaten PPU.

"Sekarang semuanya tergantung di kita, tergantung di petani apakah petani serius untuk bekerja atau ingin bermalas-malasan, karena Pak Menteri sekarang sudah memberikan bantuan sedemikian besar, oleh karena itu saya mengimbau kepada para petani untuk bekerja dengan kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas demi terwujudnya PPU menjadi lumbung padi terbesar di Kaltim  dan tidak menutup kemungkinan lumbung padi terbesar secara nasioanal," tuturnya. 

Sementara untuk masalah tanam jagung Bupati mengatakan jika dirinya telah menandatangani MoU dengan PT Itci Hutani Manunggal (IHM) terkait masa tenggang lahan milik IHM selama 1-2 tahun, dan dapat dimanfaatkan untuk menanam jagung di lahan milik IHM. Seperti diketahui IHM memiliki lahan puluhan ribu hektare.

"Menteri sempat marah, kecewa tetapi beliau juga senang karena diberikan informasi yang jelas, kenapa ia marah karena seharusnya tidak seperti ini, seharusnya tidak lagi cetak sawah, lahan sawah ini saja yang diinsentifkan," tambah Yusran.
 
Hal ini dikatakan oleh Andi Amran Sulaiman saat Yusran menyakinkan sang Menteri untuk melihat lahan persawahan serta meninjau lokasi Sungai Telake sebagai lokasi untuk irigasi persawahan baik yang ada di Kabupaten Penajam Paser Utara maupun di Kabupaten Paser mengingat lokasi tersebut akan dibuat Bendungan, lokasi tersebut berada di wilayah Kecamatan Longkali Kabupaten Paser dan sudah ada kesepakatan antara PPU dan Paser. (hmd)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM