Kamis, 04 Agustus 2016

Ubah Cara Pandang Guru, Melayani Anak Didik Penuh Kasih Sayang



BALIKPAPAN, KABARKALTIM.CO.ID-Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Balikpapan mengadakan acara halal bi halal Selasa (2/8/2016) yang dihadiri lebih dari 6.000 guru swasta maupun negeri dari mulai tingkat TK, SD, MI, SMA/SMK/MA se-Balikpapan. Acara silaturahmi yang diadakan di Dome ini juga dihadiri Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi bersama unsur pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Balikpapan serta jajaran Disdik Balikpapan, Ketua Dewan Kehormatan Guru Indonesia H Tjutjup Suparna, pengurus Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS), Persatuan Guru Swasta Balikpapan (PGSB) dan Dewan pendidikan Kota (DPK) Balikpapan. 

Halal bi halal yang bertemakan, ”dengan sinergitas dalam silaturahmi guru kita wujudkan revolusi mental menuju Balikpapan Madinatul Iman.” Ustad Dasad Latief dalam tausiyahnya menyampaikan pentingnya menjaga tali persaudaraan agar amal ibadah diterima oleh Allah SWT, dan jangan memiliki musuh lewat dari tiga hari. 

”Makna halal bi halal yang baik jabat tangan orang tersebut, pandang matanya, senyum serta minta maaf sesuai kesalahannya apa yang pernah diperbuat,” ujar Dasad Latief. 

Dalam sambutan Kepala Dinas Penddidikan Balikpapan Ir Muhaimain MT mengatakan setiap tahun ajaran baru halal bi halal selalu dilaksanakan, biasanya awal tahun ajaran baru. Kali ini ada keterlambatan disebabkan ada kegiatan PPDB dan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS). 

”Tahun 2016 ini PGRI mendapatkan bantuan dana hibah senilai Rp 250 juta dari Pemerintah Kota Balikpapan, kami juga berharap acara halal bi halal seperti ini jangan dilaksanakan di tempat terbuka, sebab bisa membuat jalan menjadi macet. Kalau dilaksanakan di tempat ruangan tertutup seperti sekarang ini di gedung dome yang ber-AC kan terasa lebih nyaman. Kami juga merasa bangga melihat solidaritas guru yang hadir di acara ini," ujar Muhaimin. 

Dijelaskan Muhaimin lebih jauh bahwa tema yang diambil revolusi mental adalah untuk memperbaiki perilaku anak, begitu pula guru juga harus mengubah pemahaman dan perilaku yang baik, diharapakan semua guru tetap solid di bawah pengawasan PGRI. 

Ketua Pengurus PGRI Balikpapan Mukiran MM mengatakan halal bi halal di gedung Dome merupakan yang pertama kali dilaksanakan bersama Dinas Pendidikan Balikpapan. 

”Kami berharap halal bi halal ini bisa dijadikan agenda tahunan,” kata Mukiran yang mantan guru SDN itu. 

Dikatakan Mukiran lebih jauh dalam halal bi halal kali ini bertemakan revolusi mental bagaimana mengubah pemahaman guru melayani anak didiknya penuh kasih sayang. ”PGRI Balikpapan berharap melalui silaturahmi ini bisa dijadikan ajang pertemuan dan meningkatkan kualitas mutu pendidikan di sekolah,” tutur Mukiran. (ktn)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM