Agustus 23, 2016

Menjadikan Anak Bontang Sehat Berkualitas

Neni menyapa di GOR PKT. (bahar sikki/kk)
BONTANG,KABARKALTIM.CO.ID- Bunda PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini, Red) Wali Kota Neni Moernaeni bertekad menjadikan anak Bontang sehat berkualitas. Karena anak merupakan anugrah Tuhan Yang Maha Kuasa. Juga anak merupakan hadiah Allah SWT.  Oleh karena itu, anak harus dibina. Anak harus dibimbing, serta berhak mendapatkan kasih sayang. Itu menjadi tanggungjawab orangtua, guru,dunia usaha dan pemerintah. Dengan seperti itu, akan bangga menjadi anak Bontang.

Suksesnya mewujudkan Bontang kota layak anak, bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah tapi peran positif semua pihak tentu masih sangat mutlak diperlukan. Sarana dan prasarana untuk menjadikan Bontang sebagai kota layak anak terus dibenahi secara bertahap. Tahun ini (2016) Pemkot Bontang mendapat kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK)  Rp 1,6 miliar untuk pembiayaan pembangunan sektor riel dalam merealisasikan Kota Layak Anak (KLA). Uang DAK tersebut disalurkan nilainya variatif pada 103 PAUD se-Kota Bontang.

“Seyogyanya perayaan Hari Anak Nasional atau HAN diselenggarakan duapuluh tiga Juli lalu. Namun karena suatu hal sehingga peringatan HAN baru bisa dimeriahkan hari ini (Senin, 22 Agustus 2016, Red). Meski begitu, tidak berarti menyurutkan semangat para insan didik, orangtua untuk menumbuhkembangkan anak,” kata Neni dalam sambutan di GOR PKT, Bontang sesaat menyerahkan simbolis bantuan dana DAK kepada tiga perwakilan PAUD dari tiga kecamatan.


Mantan  Ketua DPRD Bontang periode 2009-2014 itu, menyatakan, anak sehat berkualitas adalah masa depan dalam mewujudkan Kota Teduh, Aman, Mandiri, Agamis dan Nyaman
Semangat anak Bontang pada HAN. (bahar sikki/kk)
(Taman) Bontang. Anak adalah generasi penerus perjuangan bangsa. Anak merupakan investasi bangsa yang perlu mendapat perhatian serius untuk dibekali ilmu pengetahuan dan teknologi serta iman dan takwa.

“Saya mencintai para guru PAUD. Saya mencintai para orangtua. Ucapan orangtua harus dijaga. Karena  ucapan orangtua adalah doa. Orangtua harus berkata baik pada anak-anaknya,” imbuh Neni dengar ribuan pasang telinga. Di antaranya mantan Wali Kota Bontang Andi Sofyan Hasdam (suami Neni), Wakil Wali Kota Basri Rase serta sejumlah unsur forum koordinasi pimpinan daerah.

Sebelumnya, Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Bontang Rumani menyebutkan  peringatan HAN 2016 bertema, “Akhiri Kekerasan Terhadap Anak”. dimeriahkan sedikitnya seribuan anak dari 25.000 murid dibawa bimbingan 450 guru PAUD.
Menariknya, perayaan HAN yang dikemas sederhana itu, tiap orangtua murid diminta panitia hadir mengantar anaknya ke GOR PKT Bontang.

Sehingga, pada saat acara berlangsung, jumlah anak usia di bawa 6 tahun, hampir sama banyaknya dengan wali murid. Bahkan orangtua yang punya balita ikut digendong memeriahkan acara penuh makna tersebut. Hiburan bergiliran ditampilkan murid TK dari Kecamatan Bontang Utara, Bontang Barat, serta Bontang Selatan digelar pada pengujung acara menambah suasana sejuk gerimis makin hikmat, sehingga pejabat Pemkot Bontang doyan bertahan. (ri)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM