Rabu, 31 Agustus 2016

BEI -STIE Nusantara Kembangkan Galeri Pasar Modal

SANGATTA,KABARKALTIM.CO.ID-  Bursa Efek Indonesia (BEI) bekerja sama Sekolah
Perlihatkan MoU pasar modal. (bahar sikki/kk)
Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Nusantara mengembangkan galeri invetasi di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Pengenalan pasar modal dalam seminar bertema, “Dunia Akademis Sebagai Jembatan Masyarakat Berinvestasi  diPasar Modal BIE- MNC Securities- STIE Nusantara”. dibuka Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Abdul Muthalib di ruang Meranti, Kantor Bupati, Bukit Pelangi, Kamis (1/9/2016).

Abdul Muthalib menyambut baik dibukanya galeri investasi  dirangkai seminar nasional tersebut. Mudah-mudahan pengembangan informasi mengenai pasar modal ini dapat membawa manfaat terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.  “Di Kutim sedang dibangun Kawasan Ekonomi Khusus Kipi Maloy. Kalau Kipi Maloy ini sudah berfungsi, maka peluang bursa efek Indonesia lebih berkembang lagi. Manfaatnya bisa lebih dirasakan masyarakat dalam percepatan pembangunan ekonomi,” harap Abdul Muthalib sesaat menyaksikan penandatangan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding-MoU), meneyerahan cenderamata dan lainnya.


Sedangkan Direktur BEI Wilayah II Kaltim Nur Harjanti bertekad menjadikan BEI sebagai raja di negeri sendiri dalam pengembangan pasar modal di tengah masyarakat. Dengan mendekati komunitas di tengah masyarakat memperkenalkan saham, maka bursa efek bukan lagi menjadi informasi eksklusif bagi warga. Pasar modal BEI bukan judi. Bahkan BEI sedang  mengembangkan pasar modal dengan sistem syariah. Di Kaltim sendiri peminat investasi di BEI masih sedikit. Hanya sekitar 7.300 orang. “Kerjasama ini, mahasiswa  atau masyarakat tidak hanya belajar teori, tapi juga langsung praktik,” terangnya.

Selanjutnya, Direktur MNC Securities Andi Abidin menyebutkan, galeri invetasi ini sudah ada di hampir seluruh wilayah Indonesia. Galeri investasi ke-22 di STMIK Samarinda. Investasi di BEI dari 25 juta penduduk, hanya 490 ribu orang lokal yang menggunakan jasa keuangaan BEI dalam bisnis. Padahal, bergabung di BEI hanya membutuhkan uang sedikitnya Rp 100.000,- Untuk itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendekati masyarakat melalui komunitas di kampus, majelis taklim dan sebagainnya. Insyah Allah pada Selasa (13/9/2016) galeri investasi BEI diresmikan di Papua. Dan, tahun ini, rencana ditarget 40 galeri investasi diresmikan. Dengan begitu, saham bukan lagi informasi mahal bagi masyarakat. 

Sebelumnya, Ketua STIE Nusantara Amransyah mengungkapkan, sejak 2009 -2015  perguruan tinggi yang dipimpinnya sudah mewisuda 314 mahassiswa untuk dua jurusan, yakni akuntansi dan manajemn. Peresmian dan seminar nasional ini diikuti 421 mahasiswa baru beserta dosen serta mahasiswa senior. Rencana Oktober 2016 digelar wisuda 112 mahasiswa. (ri)


Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM