Rabu, 08 Juni 2016

Yusran Aspar Buka Peluang Investasi di PPU

Berbagai Potensi Daerah Siap Dikelola


PENAJAM, KABARKALTIM.CO.ID-Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H. Yusran Aspar mengungkapkan bahwa berbagai potensi daerah dimiliki oleh Kabupaten PPU. Untuk itu dirinya mengatakan, bahwa PPU saat ini siap membuka peluang sebesar-besarnya kepada para insvestor atau pengusaha untuk menangkap peluang usaha tersebut.  

“Tinggal bagaimana peluang ini dapat ditangkap oleh pengusaha kita. Kami di PPU siap untuk bekerja sama dengan pola kemitraan. Karena memang pemerintah daerah saat ini sedang mendorong pemerintah dan swasta untuk itu. Kerja sama ini sangat dimungkinkan sekali, “terang Yusran Aspar beberapa dalam satu kegiatan waktu lalu. 


Dikatakan Yusran Aspar, salah satu investasi itu ke depan PPU siap menyuplai air untuk kota Balikpapan, yang potensi  semua itu ada di Kecamatan Sepaku. Sehubungan dengan itu kata dia, PPU saat ini telah dipercaya oleh pemerintah pusat dan diberikan tanggung jawab untuk pembebasan lahan waduk tersebut. Rencananya pada 2017 pembangunan waduk akan dilaksanakan di sana.  

“Bila ini telah terlaksana, maka dipastikan dapat memenuhi kebutuhan air bersi bagi masyarakat sepaku dan balikpapan,“ terang Yusran. 

Lanjut Yusran, selain potensi air, PPU juga memiliki potensi gas yang cukup besar. Di antaranya di PPU ada dari Saka Energi, PT. Pandawa, dan Cevron yang dalam waktu dekat akan diambil alih pengelolaannya oleh pemerintah daerah karena tidak adanya perpanjangan kontrak mereka,  serta PPU juga memiliki Perusda yang selama ini mengelola gas di Kabupaten PPU.  

“Jadi kami cukup berpengalaman untuk mengelola ini. Dulu kami menjual gas kepada pertamina di Balikpapan melalui pipa yang telah tersedia hingga saat ini. Sehingga pendistribusian gas tersebut rasanya  tidak menjadi persoalan hingga ke Balikpapan. Sehingga semua itu sangat dimungkinkan sekali,“ terang Yusran Aspar. 

Selain potensi-potensi itu lanjut Yusran, Kabupaten PPU juga telah menetapkan Kawasan Industri Buluminung (KIB) yang bersinergi dengan Kawasan Industri Kariangau (KIK) Balikpapan sebagai pusat  perindustrian terbesar di kawasan bagian timur Indonesia. 

Dalam KIB tersebut tambahnya, berbagai industri besar telah dan akan ada di sana. Di antaranya dalam kawasan ini ada Kerta Api (KA) Borneo, industri perkapalan, palet kayu, pipa pelastik, hilir CPO  dan sebagainya. Selain itu lanjutnya, dalam kawasan ini juga telah ditetapkan oleh pemerintah pusat sebagai kawasan Nasilonal Sains Techno Park, yaitu pusat kajian dan penelitian terbesar di Indonesia. 

“Untuk itu, di kawasan ini nantinya menjadi tempat berkumpulnya para peneliti seluruh indonesia. Untuk menunjang semua itu, dalam kawasan ini juga dibangun berbagai fasilitas seperti perbengkelan, laboratorium , pelabuhan dan sebagainya. Selain itu, Gubernur Awang Faroek juga menunjuk KIB sebagai kawasan industeri nuklir di Kaltim, “ terangnya. 

Lebih jauh kata mantan anggota DPR RI ini, bahwa sesungguhnya Kabupaten PPU dalam bidang lain  masih banyak memiliki potensi daerah lainnya yang patut diperhitungkan. Seperti pertanian di PPU telah ditetapkan sebagai lumbung pangan di Kaltim, sektor perkebunan seperti kelapa sawit, karet dan sebagainya. Ada juga sektor kehutanan, pertambangan dan sebagainya yang semua itu dapat dikelola oleh  para pengusaha baik pemerintah maupun swasta. (humas6)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM