Kamis, 09 Juni 2016

Taekwondo SKOI Kaltim Songsong Kejurnas PPLP 2016

Eny Pangstuningsih (tengah) bersama 2 atlit SKOI
SAMARINDA.KABARKALTIM.NET - Sekolah Khusus Olahragawan Internasional Kaltim atau yang lebih terkenal dengan sebutan SKOI Kaltim saat ini sedang memfokuskan diri dalam rangka menyongsong Kejuaraan Nasional antar PPLP ( Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar) tahun 2016 pada Agustus mendatang.

Pun demikian untuk cabang olahraga taekwondo. Eny Pangestuti selaku pelatih cabor taekwondo SKOI Kaltim menuturkan, bahwa 15 atlitnya saat ini sedang menjalani program persiapan pertandingan meskipun sebagian atlit sedang menjalani ibadah puasa. "Memang sedikit terkendala dengan kondisi saat ini (Ramadhan,red), karena porsi latihan kami kurangi hingga menjadi satu kali saja pada sore hari. Cukup kurang untuk sebuah persiapan pertandingan, belum lagi terpotong libur lebaran satu minggu", ujar Eny.

Ditanya mengenai target yang dicanangkan pada Kejurnas PPLP nanti, Eny menjawab diplomatis, "Targetnya memperbaiki prestasi Kejurnas tahun lalu", Katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa Kejurnas PPLP di Banten tahun lalu, SKOI Kaltim kering medali, dari segenap kontingen peserta SKOI hanya mampu bertengger di posisi 10 besar dengan raihan 1 perak dan 5 perunggu saja. (baca berita :
Kejurnas PPLP 2015, SKOI Kaltim Puasa Emas).  

Dikonfirmasi media ini melalui obrolan messenger, lebih lanjut Eny menyampaikan, selain mengenai target dan kendala latihan yang dihadapi saat ini, juga mengenai kondisi keikutsertaan SKOI Kaltim pada Kejurnas PPLP tahun lalu, di mana dirinya merasa kerepotan dengan hanya diberangkatkannya satu pelatih saja, sehingga cukup menghambat perjalanan pertandingan mengingat lapangan pertandingan ada 2 (dua) dan Kaltim hanya punya satu pelatih saja. "Saya sempat ditegur Ketua Wasit pada pertandingan waktu itu, kenapa kok pelatihnya cuma satu", kenang Eny. 

Hal ini menjadi harapan Eny, semoga pihak berwenang SKOI Kaltim bisa memberangkatkan juga assisten / pendamping pelatih agar kegiatan pertandingan bisa berjalan lebih lancar yang tentunya juga meningkatkan konsentrasi atlit yang hendak bertanding. 

Pelatih berpostur tinggi dan berkacamata ini juga menyampaikan harapannya akan keberadaan SKOI di Kaltim ini, di mana SKOI mampu menjadi wadah untuk berkembangnya prestasi atlit Junior guna diproyeksikan sebagai atlit senior di Kaltim pada masanya nanti (setelah selesai dari SKOI.red). Eny berharap, para pemegang kebijakan di tingkat cabang (Pengcab) sudah mulai untuk menempatkan SKOI sebagai sarana yang vital untuk mendulang atlit, sehingga Pengcab mulai mencari bakat-bakat calon atlit dengan melihat kekhususan cabor, "Untuk cabor yang saya tangani (taekwondo.red) perlu postur atlit yang tinggi dan bertungkai panjang", paparnya.

Rencananya 15 atlit SKOI Kaltim yang terdiri dari 8 atlit putra dan 7 atlit putri akan bertolak ke Palu Sulawesi Tengah pada Awal Agustus mendatang, mengingat kejuaraan akan dilangsungkan pada 13-17 Agustus 2016. (jp)




Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM