Kamis, 28 Januari 2016

Jalan di Desa Apiapi Belum Tersentuh Pembangunan



PENAJAM, KABARKALTIM.CO.ID-Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sedang giat membangun, namun di Kecamatan Waru Desa Apiapi, jalan menuju kantor Kepala Desa aksesnya  becek lantaran masih tanah dan bebatuan. Kantor Kepala Desa Apiapi  baru dibangun sekitar tahun 2012 dan ditempati sekitar 2013, hingga saat ini Jalan Persatuan yang berjarak sekitar 1,7 Km dari jalan provinsi  menuju kantor Kepala Desa belum juga diperbaiki.  Hal itu jelas berdampak ketika musim penghujan.

Warga Apiapi sangat mengeluhkan kondisi jalan menuju Kantor Desa ini karena kantor desa salah satu kantor layanan publik (kantor birokrasi), membutuhkan  akses jalan yang layak. Diharapkan  perhatian pemerintah daerah terutama Dinas Pekerjaan Umum (DPU).

Saat ditemui  kabarkaltim.co.id Kepala Desa Apiapi terpilih periode 2016-2022 Budi Raharjo mengatakan, sebelumnya sudah pernah mengajukan proposal ke DPU, untuk jalan menuju ke kantor desa sampai saat ini belum ada tanggapan. "Kami juga ajukan kepada Pak Syaharuddin M Noor selaku Wakil Ketua DPRD PPU," kata Budi.
 
Aparat Desa Apiapi
Harapan Budi supaya jalan ini diperhatikan oleh pemerintah  terutama DPU, jangan hanya jalan untuk kepentingan tertentu yang dibangun, tanpa rumah saja disemenisasi. "Kantor desa sebagai kantor birokrasi  layanan publik,  seharusnya jalannya perlu dibenahi," ungkap Budi.
 
Jika pemerintah kabupaten  tidak menganggarkan perbaikan jalan menuju kantor, Budi menegaskan, tahun depan pihaknya menggunakan anggaran dana desa (ADD) untuk desa Apiapi. "Semestinya anggaran dana desa buat yang lain, tapi jika pemerintah daerah kurang memperhatikan jalan masuk ke sini, apa boleh buat. Nilai anggaran untuk membangun jalan sekitar 1,7 Km ini cukup besar, kami berharap banyak kepada pemerintah kabupaten untuk membenahinya," tegas Budi. (hmd)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM