November 03, 2020

Segera Dilantik, Lima Bulan Tanpa Ketua DPRD

Asi Mazae. (baharsikki/kk)
KUTIM, KABARKALTIM, CO.ID-   Disebut-sebut prosesi pelantikan Ketua DPRD Kutim dalam waktu dekat digelar di ruang utama Kantor DPRD Kutim, Kawasan Pusat Perkantoran Bukit Pelangi. Dari Juni sampai awal November 2020, kursi ketua DPRD Kutim tak diduduki.

“Insya Allah sore ini (Senin, 2 November 2020, Red) surat terkait pelantikan ketua DPRD Kutim sudah sampai di sini, di Kantor DPRD Kutim. Saya dengar-dengar pelantikan dijadwalkan Rabu, 4 November 2020. Tapi untuk jelasnya, tanya wakil ketua DPRD,” kata Sekretaris DPRD Ihsan Sarpi usai ikuti rapat Badan Musyawarah internal dewan.

Wakil Ketua DPRD Asti Mazar membenarkan, adanya beberapa agenda penting dewan awal November 2020 ini. Di antaranya, pelantikan komisioner ketua DPRD Kutim dari politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Terus pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2021, serta pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)  tentang pemadam kebakaran dan Raperda Perusahaan Daerah Air minum (PDAM).

“Dalam pelantikan ketua DPRD dirangkai beberapa acara,” tukas Asti Masar di kantornya, Senin (2/11/2020).

Poiitisi PPP yang bakal dilantik sebagai ketua DPRD Kutim mengganti Encek UR Firgasih pasca Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK), disebut-sebut adalah Joni. Joni adalah anggota DPRD Kutim, yang juga menjabat sebagai sekretaris Dewan Pengurus Cabang Partai Persatuan Pembangunan Kutai Timur.

Jadi ada 2 Pergantian Antara Waktu (PAW) di tubuh PPP. Satunya, karena Ketua DPC PPP Kutim yang juga ketua DPRD tersangkut kasus korupsi. Yang kedua, Uce Prasetyo maju mencalonkan diri sebagai wakil bupati pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Encek UR Firgasih dipecat dari PPP karena terlibat dugaan kasus koruspi, Uce Prasetyo mundur sebagai anggota DPRD Kutim karena incar kursi wakil bupati.

Pengganti Uce disebut-sebut adalah Hasbullah, sedangkan pengganti Encek UR Firgasih masih dalam proses perbincangan di internal partai berlambang ka’bah.  Dinamika politik di lingkup DPRD Kutim terus mengajlir, khusus kader PPP mesti menarik benang merah pembelajaran atas hantaman badai ke partainya. (baharsikki)

 

 

Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow Kami

NEWS UPDATE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM