November 26, 2020

Deklarasi Damai Pilkada Balikpapan : Tolak Black Campaign dan Politik Uang

Suriansyah (Prof) membubuhkan tanda tangan deklarasi damai pilkada Balikpapan (ist/kk)

BALIKPAPAN, KABARKALTIM.CO.ID - Bertempat di Mapolresta Balikpapan, Kamis (26/11/2020) digelar deklarasi damai pilkada serentak Kota Balikpapan. Tema yang diangkat :  aman, damai dan sejuk menuju Indonesia Rukun, Indonesia Satu dan Indonesia Maju. Deklarasi damai pilkada serentak,  diikuti berbagai pihai, yaitu KPU Balikpapan, Forkopimda,  tim sukses paslon, partai politik, tokoh-tokoh agama, tokoh-tokoh adat, tokoh-tokoh masyarakat, tokoh pemuda maupun kalangan akademisi. 

Salah satu tokoh masyarakat yang hadir mengikuti deklarasi damai tersebut yaitu Suriansyah (Prof) yang juga merupakan Ketua Umum Gepak Kuning Kaltim. Dihubungi media ini usai deklarasi damai, Prof menegaskan, pihaknya mendukung penuh terwujudnya pilkada Kota Balikpapan yang aman dan damai. 

Pembacaan deklrasi damai pilkada Balikpapan yang diikuti berbagai komponen warga

"Kita semua punya peran dan tanggung jawab, mewujudkan pilkada Kota Balikpapan yang lancar, berjalan aman dan damai. Kita semua bersaudara, beda pilihan wajar, tetap mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa," seru Prof. 

"Kita jaga bersama kondusivitas Kota Balikpapan ini. Jangan karena beda pilihan terjadi konflik, kita semua berdemokrasi yang sehat dan dewasa. Sekali lagi, kita jaga kondusivitas, Balikpapan yang aman dan damai," tegas Prof. 

Pada kesempatan itu, juga dilakukan pembacaan deklarasi damai pilkada Balikpapan 2020. Beberapa poin deklarasi damai pilkada Balikpapan yaitu menolak kampanye atas nama agama, menolak politisasi tempat ibadah serta meminta masyarakat luas mendukung pelaksanaan pilkada.

Walikota, Wawali, tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat, diharapkan sebagai pendidik demokrasi dan mencerdaskan umat. Juga menolak black  campaign dan negative campaign, politik uang serta isu SARA yang dapat mencederai demokrasi.

Termasuk menolak paham radikal, sepakat menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari segala rongrongan dan ancaman ideologi.

"Semua menyepakati, jaga kerukunan dan persatuan agar Kota Balikpapan aman dan kondusif. Tegakkan protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19," tegas Prof. (kk)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow Kami

NEWS UPDATE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM