Juli 02, 2020

Warga Resah Jalan Mulus Simpang Kusnodo Ditutup

Jalan raya ditutup (baharsikki/kk)

KUTIM, KABARKALTIM, CO.ID- Sudah empat bulan jalan mulus di simpang kusnodo ditutup. Tepatnya di tapal batas wilayah Bontang –Kutim, provinsi Kaltim Pengguna jalan resah. Lantaran, di ujung  Jln Arif Rahman Hakim, Bontang dipasangi pagar kawat berduri, agar pengendara tidak bisa melintas. Utamanya pengendara mobil.

Untuk pengendara sepeda motor harus lewat jalan ‘tikus”. Meskipun harus bersiap mengambil reziko insiden (kecelakaan). Pasalnya, pengendara sepeda motor harus ekdtra hati-hati melintasi parit lumpur, licin dan bergelombang, kalau ngotot mau cepat sampai tujuan.


Tapi kalau pengendara motor tak mau ambil reziko, harus rela bersabar memutar  di dekat Rumah Sakit Pupuk Kaltim ke arah jalan pipa berjarak sekira dua kilometer. Padahal kondisi jalan pipa ada beberapa titik berlubang lumpur. Dan, ada pula di belakang Hotel Grand Mutiara, jalan pipa coran beton tampak retak dan longsor separuh badan jalan.

“Pemerintah ini maunya apa. Jalan yang bagus, justru itu ditutup. Sementara pengendara dibiarkan melintasi jalan rusak,” kerutuk pengguna jalan.

Kalau upaya menekan penyebaran pamdemi Covid-19 sehingga ujung Jln. Arif Rahman
Jalan pipa. (baharsikki/kk)
Hakim, Bontang (simpang empat Kusnodo) ditutup, menurut pria kulit sawo matang ini, bagusnya, bukan jalan ditutup. Tapi bagaimana agar warga disiplin dalam protokol kesehatan. Menutup jalan itu berarti menganggu ketertiban dalam berlalulintas. 

Anehnya, yang pasang pagar kawat berduri menutup akses jalan, adalah tim gugus menanganan Covid-19. Ada polisi lalulintas ikut ketika itu. Cara berpikirnya seperti apa?. Upaya atasi masalah tapi malah tabrak aturan. Akhirnya, masalah bukannya tuntas tapi justru berkepanjangan. (baharsikki)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow Kami

NEWS UPDATE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM