Jumat, 05 Oktober 2018

MUI Balikpapan Barat Serukan Pendataan Yatim Piatu Korban Gempa


BALIKPAPAN, KABARKALTIM.CO.ID-Di sela penggalangan dana sodaqoh/infaq masjid untuk korban bencana, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Balikpapan Barat menyerukan agar ada penanganan khusus yang konkret dan sistematis bagi anak-anak korban bencana alam di Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah.  

HM Hasyim SAg selaku Ketua MUI Balikpapan Barat meminta pemerintah dan LSM agar segera mendata dan menyelamatkan anak-anak korban bencana terutama yang telah yatim piatu. 


"Dalam situasi seperti ini sikap tolong menolong saling membantu sangat penting, maka dari itu kami mengajak seluruh komponen bangsa memperhatikan anak-anak sebagai aset masa depan jangan sampai mereka telantar. Sedih saya melihat di televisi ada anak yatim yang mau ikut Pak Jokowi, sudah seharusnya mereka didata dan ditampung sesuai agama dan keyakinan masing-masing. Saya tidak setuju jika anak yatim piatu tersebut diadopsi ke luar negeri seperti jaman tsunami Aceh dulu, lalu bagaimana dengan aqidah mereka itu perlu diperhatikan," ujarnya. 

Selain kepada pemerintah, seruan ini juga dikhususkan kepada ormas Islam, lembaga-lembaga sosial, lembaga pendidikan Islam, panti asuhan, para muballigh/muballighah serta para aghniya/keluarga yang mampu. 

Di tempat yang sama H Agus Wijayanto SH, CIL. advokat dan anggota MUI Balikpapan Barat memperkuat pernyataan Ketua MUI Balbar bahwa dalam Pasal 34 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945 telah disebutkan bahwa “Fakir miskin dan anak-anak telantar dipelihara oleh negara”. 

Artinya negara akan mendapat kesalahan jika tidak segera mengelola dan menampung anak-anak yang telantar tersebut secara khusus. Upaya perlindungan dan pengasuhan juga telah diatur dalam Undang-undang Perlindungan Anak, UU tentang Peradilan Agama serta ketentuan pengasuhan anak menurut syariat Islam juga ada. 

Kata dia, Pemerintah dan MUI Pusat bersama MUI Sulteng pastinya bisa untuk memfasilitasi hal tersebut. "Insyaallah banyak yang siap menampung dan menjadi orang tua angkat agar anak-anak korban bencana memiliki masa depan yang lebih baik," tambahnya. (are)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM