Rabu, 15 Agustus 2018

TUJUH FRAKSI DPRD SOROTI, BIDANG PENDIDIKAN, KESEHATAN, BANJIR DAN PAD


Abdullloh memberikan keterangan usai pandangan umum 7 fraksi DPRD Balikpapan (abram/kk)
BALIKPAPAN, KABARKATIM.CO.ID-Tujuh (7) fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan menyampaikan pemandangan umum  atas Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2017, Selasa (14/8/2018).

Rapat dibuka Ketua DPRD Kota Balikpapan Abdulloh SSos, dihadiri langsung Walikota Balikpapan HM Rizal Effendi SE, untuk mendengarkan masukan terkait APBD 2017 hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Kalimantan Timur.

Juru bicara fraksi Golkar include PBB Fadila menjelaskan, penyelenggaraan pendidikan jangan diskriminatif terkait peneriman siswa baru (PSB). Ia menilai hampir setiap tahun PBS selalu menuai permasalahan baik di jenjang SD,  SMP,maupun SMA. Agar persoalan ini tidak berlanjut terus menerus, diharapkan Disdik segera melakukan evaluasi.

Budiono juru bicara fraksi PDIP mengusulkan, agar silpa anggaran tahun 2017 dan termasuk belanja dana hibah dapat dikurangi, membiayai penanggulangan titik-titik rawan banjir. Terkait permasalahan lelang ia menambahkan harus sesuai jadual agar tidak menimbulkan silpa.

Sementara Fraksi Gerindra melalui juru bicaranya Abdul Jabbar menegaskan, bahwa jaminan kesehatan bagi warga Balikpapan segera ditingkatkan, mengingat persoalan ini selalu menjadi momok, terutama terkait pelayanan kepada masyarakat kurang mampu .

Selanjutnya H Baharuddin Daeng Lala mengusulkan, agar pembangunan di bidang kesehatan mengalami pemeratan segera dibangun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balikpapan Barat. Mengingat selama ini pelayanan belum maksimal. Termasuk bidang pendidikan, terang juru bicara fraksi partai Hanura.

Mike Henny juru bicara fraksi  Demokrat mengusulkan, agar permasalahan lahan pertanahan milik TNI, Pertamina dan Inhutani yang dihuni warga segera dicarikan solusinya. Ia juga menambahkan terkait retribusi dan pajak segera ditingkatkan  semakin menjamurnya hotel dan kos-kosan.

Sedangkan Sandy Ardian mengatakan, retribusi dan pajak masih bisa ditingkatkan terutama pemasangan iklan box yang belum dilakukan untuk menambah PAD. Ia juga menyoroti manajemen aset perlu ditingkatkan karena masih banyak aset yang terbengkalai.

Hadi Saputra juru bicara fraksi gabungan PPP dan Nasdem mengusulkan, agar segera dibangun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), mengingat kebutuhan akan kesehatan bagi masyarakat Balikpapan Timur sangat mendesak.

Ketua DPRD Kota Balikpapan kepada KabarKaltim setelah usai memimpin rapat paripurna menjelaskan, dari tujuh fraksi saat  menyampaikan pemandangan umumnya, memberikan masukan kepada Pemkot terkait bidang infrastruktur penanganan banjir, kesehatan, pendidikan dan PAD. "Tetap komitmen apa yang disampaikan oleh masing-masing fraksi menjadikan prioritas dalam pembahasan APBD 2019," tegas Abdulloh. (ahe)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM