Selasa, 12 Juni 2018

Mengenal Tari Madero yang Siap Digelar Donald Sitorus Center (Habis)

Pemersatu, Tanpa Memandang Gender, Status dan Agama


Kolonel (purn) Donald Sitorus di ruang kerjanya
ADA makna mendalam dan penting yang ingin disampaikan ke masyarakat luas, mengenai agenda tarian massal Madero yang bakal digelar Donald Sitorus Center (DS Center). Yakni makna persatuan dan kesatuan. Negeri kita yang terdiri dari beragam suku, agama dan latar belakang lainnya, suatu modal besar jika terjaga persatuan dan kesatuannya, sebagai bangsa besar yang disegani dunia.



Tarian Madero massal, wujud pemersatu
Perbedaan menjadi rahmat, menjadi kekuatan bangsa, makanya Donald Sitorus Center selalu mendorong terjaganya persatuan dan kesatuan, cinta damai dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. 

"Persatuan dan kesatuan harus selalu dijaga, Indonesia banyak ragam suku, budaya dan agama. Carilah persamaannya, jangan perbedaan. Bersatu kita kuat, bercerai kita runtuh," tegas Kol (purn) Donald Sitorus yang didampingi penggagas tarian massal Madero, Abdul Malik. 

Sebagai penjelasan, tari Madero sebagai ungkapan rasa syukur atas apa yang Tuhan berikan. Tari Dero juga dimaknai sebagai pemersatu masyarakat Suku Pamona di Sulawesi Tengah.  

Hal tersebut terlihat dari bagaimana mereka melakukannya bersama, mereka berkumpul menjadi satu dan menari tanpa memandang gender, umur, status sosial dan agama. Semangat kebersamaan dan rasa persatuan sangat terasa dalam tarian ini, oleh karena itu tarian ini masih mereka pertahankan hingga sekarang. 

Selain sebagai warisan para leluhur, Tari Madero atau Dero juga memiliki nilai-nilai yang sangat penting. (*/net)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM