Rabu, 04 April 2018

Pembersihan Tumpahan Minyak Harus Ditangani Ahlinya

Catatan Ir Lusiano SH MSi 


Lusiano
BEREDAR di Medsos banyak elemen masyarakat, mau turun bakti sosial ke laut membersihkan tumpahan minyak. Perlu menjadi perhatian dan pemikiran bersama, karena ada penangan khusus untuk pembersihan tumpahan minyak.  Biar ahli-ahli Pertamina dan Badan Penanggulangan Bencana bekerja menanggulangi tumpahan minyak, mereka ahlinya. Dan Polisi lagi melakukan penyelidikan.

Untuk bencana seperti terjadi tumpahan minyak seperti itu, harus ditangani ahlinya di Pertamina Unit Pengolahan, Unit Pemasaran dan Pertamina EP. Selalu ada tersedia yang namanya dispersan yang disemprotkan untuk menarik minyak agar menggumpal dan tengelam ke dasar laut.

Ada alat yg namanya slick bar untuk menahan minyak agar tidak menyebar ke mana-mana,  sedot atau disemprot dispersan. Alat dan bahan kimia itu, selalu disiapkan, saat terjadi bencana ataupun tidak di perminyakan sebagai persyaratan mutlak untuk safety dan penanggulang sewaktu-waktu ada bencana.

Untuk penanganan pencemaran dan bencana seperti itu harus ditangani ahlinya yang berkompeten atau orang/Badan Penanggulangan Bencana. Kalau bukan ditangani ahlinya malah bisa jadi bencana, karena kejadiannya di Teluk Balikpapan di lingkungan dan area kerja dan ring I-nya Pertamina.

Jadi sebaiknya biarkan ahlinya yang bekerja menanggulangi, kecuali ada yang berkompetensi dan memahami menangani pencemaran daripada salah penanganan jadi bencana.  Antusiasme dan simpati warga Balikpapan sangat besar terhadap kejadian tumpahan minyak dan pencemaran laut dan pantai dan kekhawatiran terhadap kerusakan ekosistem menjadi perhataian serius.

Namum sebaiknya biarkanlah Polisi dan pihak Pertamina melakukan penyelidikan sampai ditemukannya penyebab kejadian dan minyak jenis apa yang sebenarnya mencemari dan menyebabkan kebakaran dan korban. Karena untuk menetralkan dan membersihkan pencemaran jenis masing-masing minyak berbeda-beda, dan ada formulanya serta alat dan keahlian khusus untuk orang-orang yang akan turun ke lapangan medan pencemaran.

Mulai dari APD (alat perlindungan diri ) harus lengkap dan memenuhi syarat. Jadi tidak asal terjun, malah akan bisa memunculkan masalah baru kalau salah dalam penangànannya. Misalnya jenis crude oil (minyak mentah) atau minyak jadi atau solar, ada formula .

Karena kejadiannya di Teluk Balikpapan di area Ring I kegiatan operasional Pertamina dan instalasi perpipaan Pertamina . Pertamina dan KKKS-nya, SKK Migas cukup alat dan tenaga-tenaga ahlinya untuk menanggulangi permasalahan yang terjadi.

Saat turun ke medan pencemaran, perlu sarung tangan khusus, masker khusus dan kaca mata khusus, harus terlatih dan didampingi pengawas safety yang berkompeten dan mempunyai card legalitas ahlinya.
Tapi besarnya antusias masyarakat Balikpapan terhadap pencemaran, diharapkan cepat tuntas dan terungkapnya kasus tumpahan minyak di Teluk Balikpapan. (*)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM