Kamis, 21 Desember 2017

Cerobohnya Pemasangan Baliho : PDAM Tuntut Ganti Rugi



Anang Fadliansyah
BALIKPAPANKABARKALTIM.CO.ID-Manajemen Rumah Makan Richeese di Jalan MT Haryono, persis di seberang gapura Perumahan BDI, diminta untuk bertanggung jawab.
Saat hendak memasang baliho di pinggir jalan pada Senin (18/12) sore, mata bor yang dipakai pekerja menggali lubang baliho terkena jaringan pipa air dan kabel telepon. Kebocoran dan kerusakan pun tak terhindarkan. Kejadian itu pun membuat arus lalu lintas sempat macet lantaran air yang keluar menggenangi jalan.
Dua pekerja bernama Robi dan Iwan mengaku tak mengetahui bahwa di lokasi tersebut terdapat pipa PDAM. Iwan mengatakan, pihaknya diminta manajemen Richeese untuk membuat baliho dan melakukan pengeboran di halaman parkirnya. Lantaran halaman parkir yang terbuat dari beton dan sulit untuk di bor, Iwan dan Robi meminta izin kepada manajemen Richeese untuk melakukan pengeboran di tanah yang ada di depan. Namun, sial, ternyata pekerjaan baru tahap pengeboran awal mereka malah merusak pipa PDAM.



“Saya sih sudah bilang ke manajemen sini kalau mau bor di sini itu beton, jadi nggak bisa. Nah, dia bilang cari aja yang bisa dibor. Ya, kita inisiatif bor di tanah karena mudah. Eh, nggak tahunya kena pipa,” katanya.
Staf Operasional Richeese, Yuda mengaku, pihaknya telah memperingatkan kedua pekerja agar melakukan pengeboran untuk pemasangan baliho di halaman parkirnya. Namun, kedua pekerja memaksa melakukan di luar karena lebih mudah. Walhasil, kebocoran pun terjadi.
“Itu sudah kita bilang lebih baik tes di area saya saja, karena kalau di depan bisa kena masalah. Tukang parkir di sini juga sudah bilangin kalau di situ ada pipa PDAM. Tapi, ya, masih dilakukan,” tuturnya.
Direktur Teknis PDAM Anang Fadliansyah mengatakan, kebocoran ini merugikan pihaknya. Selain berhentinya distribusi air ke masyarakat, pihaknya juga kehilangan volume air secara sia-sia. Untuk itu, pihaknya berencana akan menuntut ganti rugi terhadap manajemen Richeese.
“Ya, pasti kita minta ganti rugi karena kita kehilangan air. Nanti kita hitungkan. Ini kita lagi koordinasikan dengan mereka untuk tanggung jawab,” ujarnya.
Lebih lanjut Anang menjelaskan, distribusi air ke warga sekitar Jalan MT Haryono hingga Perumahan Balikpapan Baru terpaksa terhenti sampai perbaikan selesai. Masa waktu perbaikan dibutuhkan setidaknya satu hari.
“Ini valve induk sudah kita tutup. Kalau pengerjaannya sebentar aja, tapi harus dibongkar dulu,” tandasnya(*beny)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM