Selasa, 11 Juli 2017

TNI AU akan Uji Coba Meriam Tercanggih Di Dunia

KABARKALTIM.CO.ID - Kamis (13/7) besok TNI Angkatan Udara (AU) akan melakukan uji coba persenjataan baru di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. TNI AU akan menembakkan peluru kendali (rudal) Chiron. Rudal Chiron merupakan salah satu rudal generasi terbaru di kelasnya.

Kepala Penerangan dan Perpustakaan (Kapentak) Lanud Sultan Hasanuddin, Masor Sus Agus, membenarkan soal rencana uji coba persenjataan baru tersebut.

“Saat ini masih tahap persiapan rencana penembakan rudal Chiron dan meriam Oerlikon,” katanya.

Meriam penangkis serangan udara tercanggih di dunia, Oerlikon [Wikimedia]


Lebih lanjut Agus menjelaskan, Oerlikon adalah meriam penangkis serangan udara buatan Swiss, diproduksi pada tahun 2014, dan diklaim sebagai sistem pertahanan anti serangan udara tercanggih di dunia. Uji coba besok, TNI AU akan menembakkan 200 butir peluru.

Dan Yunit Radar, Komando Operasi Angkatan Udara II, Lettu Pasukan Hari P. mengatakan, meriam penangkis serangan udara tersebut mampu bekerja efektif sejauh 4 kilometer dan mampu menghancurkan sasaran udara berupa pesawat jenis apa pun. Meriam penangkis itu juga punya kemampuan menghancurkan rudal, roket, dan mortir yang datang menyerang.

“Kita telah memasang radar yang mampu mendeteksi serangan musuh, sehingga penembak akan menyerang jika ada hal-hal yang mengancam Indonesia,” ujarnya.

Uji coba tersebut akan dilaksanakan oleh Pasukan Khas (Paskhas) Komando Operasi Angkatan Udara II, rencananya akan dilakukan di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba.

Biaya uji coba ini, lanjut Hari, diperkirakan bisa mencapai puluhan juta rupiah untuk satu amunisi saja. Kegiatan uji coba senjata terbaru milik TNI AU tersebut adalah untuk pertama kali diadakan di Kabupaten Bulukumba akan diramaikan oleh 150 personel TNI AU dan dihadiri oleh 14 jenderal dari Mabes TNI AU.

“Pemilihan Bulukumba sebagai lokasi uji coba karena wilayahnya yang luas dan strategis. Serta wilayahnya masih kurang dilewati kapal ataupun pesawat sehingga menurut kami aman untuk uji coba,” tutup Hari. [*\maxor]
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM